AMALAN MENGIRIM MIMPI KEPADA ORANG YANG KITA KEHENDAKI

Assalamualaikum wr.wb

Salam salim untuk semua pembaca, Semoga semua dalam rahmat Allah selalu. Kali ini saya akan berbagi kaji ilmu bagaimana cara mengirim mimpi pada target yg kita sukai. Ini adalah amalan semula jadi kelamin pria, Bisa dilakukan jarak jauh ataupun dekat

Langsung saja ini tata caranya

Bacalah amalanya sebelum tidur, anda harus bisa memastikan bahwa target sudah tertidur karena amalan ini dilakukan ketika target sudah tertidur.
Bacaan nya :
” MUBU MU ISI HARTIK AJI DAN MAUDAH MASUKANLAH SI … (nama target) KE DALAM CUPU GADING ASTAGIN TEMPAT KEDUDUKAN AURAT KU”

Gunakan dengan bijak dan jangan disalahgunakan untuk mendzholimi orang lain.

WASALLAM …
Advertisements

IJAZAH DUA KEILMUAN TINGKAT TINGGI

​Bismillah…ngalap barokahe para guru ilmu hikmah dan para nabiyullah.

Cuma berlaku dua hari saja sampe jam 1 malem hari kamis , Insha Allah.

Ijazah dan gemblengan dua keilmuan tingkat tinggi

1. Ijazah semula jadi besi kursani (kekebalan)

2. Hijib ayat kursi, 77 jurus karomah ayat kursi/IKKAK

Mahar Keduanya hanya 370rb

Insha Allah bimbingan sampai bisa dan mahir, akan selalu saya bimbing.

Penawaran ijazah ini berakhir sampai kamis, 4 juli  jam 1 malam

WA : 089690497604

Matur nuhun.

ILMU TINGKAT TINGGI JUNUB BAYI

Dengan Ridho Allah SWT… dan syafaat nya kanjeng Rosulullah saw.
Dengan kerendahan hati ijinkan saya mengijazahkan suatu ilmu kuno, warisan leluhur, ilmu ini bernama “JUNUB BAYI.” Kita pasti semua tahu bahwa bayi adalah makhluk Allah yang masih suci dan polos siapapun akan merasa gemas, lucu dan sayang pada sang bayi.

Maka makrifat ilmu ini ketika kita gunakan akan mempunyai daya ghaib yang luar biasa. Semua yang memandang kita akan merasa kagum dan cinta seperti layaknya melihat bayi yang lucu dan menggemaskan, semua usaha kita insya Allah akan lancar dan sukses, serta energi spiritual yang kita amalkan akan berlipat ganda powernya, musuh akan tunduk dan takluk serta banyak karomah lainnya yang akan didapatkan seiring proses.

Ilmu ini di kaji dalam Alquran pada peristiwa kenabian Daud as, di mana beliau memerintahkan panglimanya yang gagah perkasa bernama THALUT dengan pasukannya yang kecil mampu mengalahkan ribuan balatentara musuh yang di pimpin raja jalut.

Berkenaan degan peristiwa tersebut Allah menurunkan ayat ini.
inilah ilmu “Junub Bayi” tersebut

“KAMMIM FIATIN QOLILATIN GOLABAT FIATAN KATSIROTAN BIIZNILLAH”

Tata lakunya
Untuk mahabah dan pengasihan ; Bacakan pada air 3x tahan napas, tiupkan dan airnya dipakai mandi setiap sore.
Untuk pengobatan ; baca 3x dan tiupkan ke air dan minumkan
Untuk menaklukan musuh ; bacakan pada pasir dan lemparkan niscaya pasir tersebut menjadi lebah atau tawon yang akan menyerang musuh
Untuk wanita hamil ; maka bacakan ayat ini ke air dan gunakan airnya untuk mandi insha Allah, dengan ijin Allah, si anak akan punya karomah seperti panglima Thalut. Dan banyak karomah dan keistimewaan lainnya ketika kita mengamalkan ilmu ini.

Salam silahturahim….

IJAZAH HIJIB SAKRON

IJAZAH dari Al Habib Ali bin Abu Bakar As-Segaf

Sebuah amalan wirid yang khas dan biasa diamalkan oleh thoriqoh ba’alwy. wirid ini dinamani wirid sakran atau hizib sakron dan dikarang oleh Al Imam Al Habib Abu Bakar Assakran. Beliau digelari dengan As-Sakran (mabuk) , karena beliau mabuk dengan cintanya kepada Allah swt.
beliau adalah seorang wali besar yang memiliki segudang karomah, ia adalah orang yang sholeh dan selalu taat pada perintah Allah SWT. nasab beliau bersambung langsung kepada Rasulullah SAW.
Silisilah beliau adalah Sayyidinal Imam Abu Bakar As-Sakran bin Syeikh al Ghauts Abdurrahman As-Seggaf bin Muhammad Maula
Dawilah bin Ali bin Alwi Al-Ghoyur bin Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Ahmad Al Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-‘Uraidhi bin Ja’far Ash-Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Siti Fatimah Az-Zahro binti Muhammad SAW.
Hijib sakron yang mempunyai banyak keutamaan dan fadilah. Diantaranya

Berani, tegar, ihlas tenang, menghadapi perkara sesulit apapun

Untuk keselamatan

Untuk kekebalan diri

Untuk karisma dan kewibawaan

Sangat berguna bagi orang yang terbiasa berpergian agar akan

terhindar dari kejahatan

Ada kekuatan gaib yang menjaga pemiliknya dari kecelakaan

atau musibah bencana alam

Mengusir mahluk halus/ Jin dan sejenisnya

Diberikan kebesaran hati dalam menghadapi masalah

Membentuk kebribadian yang sabar dan tenang.

Aji lampah lumpuh

dan masih banyak fadillah yang lainya

Beberapa khasiat diatas sudah benar-benar di buktikan oleh banyak orang yang pernah mengamalkan ijazah Hizib Sakron ini

Inilah hijib sakron

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اللّهُمَّ إِنِّى أَحْتَطْتُ بِدَرْبِ اللهِ, طُولُهُ مَاشَاءَ اللهُ, قُفْلُهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, بَابُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ, صَلىَّ الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, سَقْفُهُ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ,

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alloohumma inni ahtath-tu bidarkillaah, thuuluhuu maa syaa-Allooh, qufluhuu laa ilaaha illallooh, baabuhuu muhammadur-rasuulullooh shallalloohu ‘alaihi wasallam, saqfuhuu laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim.

Artinya :Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah! Sungguh aku mengelilingi (rumahku) dengan penjagaan Allah. Panjangnya ‘Maa syaa-Alloh’ (sesuatu yang dikehendaki Allah). Kuncinya ‘Laa ilaaha illallooh’ (tiada tuhan selain Allah). Pintunya ‘Muhammadur-rasuululloh, shallalloohu ‘alaihi wasallam’ (Mu-hammad adalah utusan Allah saw). Atapnya ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhim’ (tiada daya dan tiada kekuatan selain dengan pertolongan Allah Yang maha Tinggi lagi Maha Agung).

 

أَحاط بِنَا مِنْ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ .مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ. (3 × )

Ahaatha binaa min : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Ar-rahmaanir-rahiim, maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinas-shiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalliin. (Dibaca 3 x)

Artinya : Semoga Allah melindungi/mengelilingi kami dengan perantaraan (bacaan surat al-Fatihah) “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penya-yang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”(QS al-Fatihah : 1-7).

 

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ, لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَ لاَ نَوْمٌ, لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ, مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ, يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ, وَ لاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ, وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضَ, وَ لاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ.

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum. Laa ta’khudzuhuu sinatun walaa nauum. Lahuu maa fis-samaawaati wamaa fil ardhi, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum walaa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaa syaa-a, wasi’a kursiyyuhus-samaawaati wal-ardha walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘azhiim.

Artinya :Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa`at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS al-Baqarah : 255).

 

بِنَا اسْتَدَارَتْ كَمَا اسْتَدَارَتِ الْمَلاَئِكَةُ بِمَدِيْنَةِ الرَّسُولِ بِلاَ خَنْدَقٍ وَلاَ سُوْرٍ, مِنْ كُلِّ قَدَرٍ مَقْدُورٍ, وَحَذَرٍ مَحْذُورٍ, وَ مِنْ جَمِيْعِ الشُّرُورِ, تَتَرَّسْنَا بِاللهِ (3×) مِنْ عَدُوِّنَا وَعَدُوِّ الله, مِنْ سَاقِ عَرْشِ اللهِ, إِلَى قَاعِ أَرْضِ الله, بِمِائَةِ اَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ, عَزِيْمَتُهُ لاَ تَنْشَقُّ بِمِائَةِ اَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ, صَنْعَتُهُ لاَ تَنْقَطِعُ بِمِائَةِ اَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

Binastadaarat kamastadaaratil malaa-ikatu bi madiinatir-rasuuli bilaa khandaqin walaa suurin, min kulli qadarin maqduurin, wahadzarin mahdzuurin. wamin jamii’is-syuruur. Tatarrasnaa billaahi (dibaca 3 x). Min ‘aduwwinaa wa’aduw-willaah, min saaqi ‘arsyillaah, ilaa qaa’i ardhillaah, bimi-ati alfi alfi alfi laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. ‘Aziimatuhuu laa tansyaqqu bimi-ati alfi alfi alfi laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Shan’atuhuu laa tanfa’u bimi-ati alfi alfi alfi laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim.

Artinya : Kami terlindungi, sebagaimana para malaikat yang melindungi kota Rasulullah (Madinah) denghan tanpa parit dan benteng, dari setiap kekuatan yang ditentukan, dari kewaspadaan yang perlu diwas-padai, dari semua keburukan. Kami hanya berpe-risaikan dengan Allah. Dari musuh kami dan musuh Allah, dari penjaga ‘arasy-nya Allah, ke dasar bawah bumi Allah, berkat seratus juta ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’. Jimatnya tidak retak, berkat seratus juta ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’. Pekerjaannya tidak terputus berkat seratus juta ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’.

 

اَللَّهُمَّ إِنْ أَحَدٌ أَرَادَنِى بِسُوءٍ مِنَ الْجِنِّ وَاْلإِنْسِ وَالْوُحُوشِ مِنْ بَشَرٍ أَوْشَيْطَانٍ أَوْسُلْطَانٍ أَوْ وَسْوَاسٍ, فَارْدُدْ نَظَرَهُمْ فِى انْتِكَاسٍ, وَقُلُوبِهِمْ فِى وَسْوَاسٍ, وَ أَيْدِيْهِمْ فِى إِفْلاَسٍ, وَأَوْبِقْهُمْ مِنَ الرِّجْلِ إِلَى الرَّأْسِ, لاَ فِى سَهْلٍ يَجْدَعُ, وَلاَ فِى جَبَلٍ يَطْلَعُ, بِمِائَةِ اَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ.
وَصَلىَّ الله عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Alloohumma in ahadun araadanii bisuu-in minal jinni wal insi wal wuhuusyi, min basyarin au syaithaanin au sulthaanin au waswaasin, fardud nazharahum fintikaasin, waquluubuhum fii waswaasin, wa aidiyahum fii iflasin, wa aubiqhum minar-rijli ilar-ra’si, laa fii sahlin yajda’u, walaa fii jabalin yathla’u, bimi-ati alfi alfi alfi laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. Washallalloohu ‘alaa sayyidinaa muham-madin wa aalihii washahbihii wasallam.

Artinya : Ya Allah! Jika seseorang ingin berbuat jahat kepadaku, baik dari kalangan jin, manusia, maupun binatang buas, baik dari manusia, syetan, penguasa (zhalim), maupun bisikan jahat, maka kembalikan pandangan (pikiran) mereka dalam keadaan terjung-kir, hati mereka dalam keragu-raguan, tangan-tangan mereka dalam keadaan gagal (tak bisa berbuat banyak), hancurkan/hinakan mereka dari kaki sampai kepalanya, tak mampu memotong (mengalahkan /berjalan) di tanah datar dan tidak mampu memanjat di gunung, berkat beratus-ratus juta ‘Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim’.
Semoga shalawat dan salam dilimpahkan Allah kepada junjungan kita, Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Untuk pengamalanya baca 3x setiap malam, selama 7 malam berturut turut tanpa putus. Sebelumnya dzikirlah dulu sholawat jibril 500/1000x agar energinya dapat meresap sempurna.

bagi yang ingin mengamalkan hijib ini bisa dapatkan ijazahnya, silahkan hubungi kontak kami
089690497604 (WA)
ruimentities@gmail.com

ILMU KUNO PAMUNGKAS LELUHUR KEBAL TUJUH TANJUNG

Ust. Darma wansa

Dengan ridho Allah, mohon ijin dewan admin dan para guru, saya berniat berbagi salah satu ilmu pamungkas leluhur.
Ilmu ini bernama KEBAL TUJUH TANJUNG

kekuatan ilmu ini dapat melindungi diri anda, keluarga, sahabat dan orang yang dalam perlindungan anda
Jika suatu saat saudara bersama keluarga dan dalam perjalanan di hadang orang jahat yang menggunakan senjata tajam atau senjata api, senjata apa saja dan saudara merasa terancam, maka saudara rapalkan dan gunakanlah  ilmu ini

amalanya :
BAZARUN ADAM KHULU – KHULUKUM FARUJUN.
Dalam prakteknya,dalam keadaan genting anda baca ilmu ini, lalu anda berteriak sekuat nya, maka siapapun dalam perlindungan saudara, artinya yang mendengar teriakan anda akan spontan menjadi kebal juga. Tidak akan dimakan senjata apapun. Seumpama keluarga anda berada di jarak seratus meter dan masih mendengar teriakan anda maka spontan dia akan menjadi kebal.

Dan jika orang atau saudara/keluarga anda di jarak seratus meter tadi yang mendengar teriakan anda, dan dia membalas teriakan saudara (berteriak lagi) maka di sebelahnya jarak seratus meter dari dia yang membalas teriakan pertama tadi bila mendengar teriakannya maka akan menjadi kebal juga.
Begitu terus menerus sampai tujuh tanjung atau tujuh daratan daya ghaib ilmu ini.
Daya gaib ilmu ini sangat dahsyat, gunakanlah buat kebaikan, untuk keselamatan keluarga dan saudara saudara kita.
Salam salim dari sulawesi utara.

IJAZAH WIFIQ MUSALLISUL GHOZALI (ILMU TABDIL)

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Karena banyaknya pertanyaan tentang Wifiq Musallisul Ghozali untuk Ilmu Tabdil (Ilmu Merubah Kertas Menjadi uang), dan banyak yang meminta bagaimana cara menulis dan bentuk wifiknya.

Akhirnya saya putuskan untuk mempostingnya di sini, saya Ijazahkan wifiq musallisul ghozali di web tercinta ini dengan syarat infaq sodakoh sebesar 1000 rupiah dikalikan usia anda. Misal umur anda 30 tahun maka infak sodakohnya 30 ribu rupiah.

Langsung saja inilah WIFIQ MUSALLISUL GHOZALI yang dimaksud


hapalkan wifiq tersebut…setelah hapal bentuk dan tulisanya. barulah di tulis ulang pada kain putih selebar setengah meter persegi. tulis/buatlah wifiq diatas tanpa mencontek atau melihat contoh pada saat proses tarekat saat itu juga sebelum memulai dzikir.

Ijazah wifiq ini hanya untuk yang mempunyai tanggungan saja, atau usia di atas 23th atau sudah menikah. Yang belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan saya tidak ijinkan menggunakan wifik ini untuk keperluan Ilmu Tabdil.

Wassalam….wargalangit 2019

CONJURATION : SPIRIT (KHODAM) SHAMAN

sekilas tentang SHAMAN
Shaman (Para Pelaku spiritual) Suatu bentuk kesadaran diri yang paling dalam,  Penyatuan diri dengan alam semesta dan alam ruhani, mencakup tumbuh tumbuhan, spirit dan binatang. banyak yang mengklaim bahwa ini adalah Kekuatan spiritual tertua yang pernah diketahui.
mendalami kekuatan alam semesta (shaman) memberikan kita akses untuk menjadi bagian dari alam semesta yang lebih luas dari yang kita bayangkan. Alam semesta yang lebih kompleks, lebih dari sekadar dunia fisik, namun lebih dalam lagi kedunia ruhani para master binatang, master tumbuhan dan alam para spirit (khodam).

“SHAMAN” berasal dari  kata Siberia dengan banyak makna. Salah satunya bermakna “dibangkitkan dengan terang dan menyala” atau yang dijadikan Inspirasi. Istilah Shaman mengacu pada entitas yang bisa menjadi jembatan antara dunia nyata dan ruhani (alam gaib).

Para Shaman ini adalah pelaku spiritual yang sudah menjalani berbagai laku spiritual, menjadikan mereka terhubung atau mempunyai koneksi dengan berbagai spirit binatang, Guardian, Tumbuhan dan lain lain. terhubung dengan sistem pararel para Guardian dari rasnya masing-masing, menjadikan mereka di tuahkan atau dijadikan panutan bagi suku atau clan mereka.

Shaman tidak terikat dengan budaya, agama dan kepercayaan…karena dalam agama apapun pastilah akan ditemukan seorang Shaman, seorang yang linuwuh dan bijak yang mempunyai kemampuan magis dalam memanggil atau mengkoneksikan dirinya dengan alam ruhani para binatang, tumbuhan dan mahluk halus (Spirit)

SPIRIT (KHODAM SHAMAN)
Seperti yang saya jelaskan diatas, Spirit Shaman mempunyai koneksi keberbagai master atau Guardian dari berbagai ras Spirit.
Entitas spirit dengan karakter bijak, yang mampu melihat dan mengkaji permasalahan yang di hadapi keepernya, dan menemukan jawabanya dengan koneksi energi hidup alam semesta.

shaman

Spirit shaman akan memberikan kita akses untuk menjadi bagian dari energi alam semesta yang lebih luas dari yang kita bayangkan. Alam semesta yang lebih kompleks, lebih dari sekadar dunia fisik, namun lebih dalam lagi kedunia ruhani para master binatang, master tumbuhan dan alam para spirit (khodam).

Spirit SHAMAN dapat di keep oleh siapapun, latar belakang apapun dan agama apapun keepernya, shaman dapat di keep dengan baik sesuai dengan agama dan kepercayaanya masing masing. Spirit Shaman akan mengajarkan anda tentang spiritual melalui naluri yang terjadi secara otomatis, dia akan memenuhi kebutuhan spiritual apa yang paling cocok dan competibel dengan inner dan energi kebatinan keepernya.

Spirit Shaman memiliki banyak kemampuan/tuah :

  • Penyembuhan spiritual dan fisik
  • Pencarian sedulur papat yang terpisah
  • Memanggil jiwa/sukma orang lain (putar giling),
  • Memanggil khodam lain
  • Mengkoneksikan dengan para guardian binatang
  • Mengkoneksikan keeper dengan para khodam leluhurnya .
  • Meningkatkan Intuisi dan kepekaan keeper
  • Terapi enrgi hidup (prana)
  • Membaca watak orang lain
  • mengkoneksikan keeper dengan spirit-spirit yang disekitarnya
  • Spiritual Guide
  • Pagaran gaib atau Proteksi
  • Deteksi gaib
  • mengkoneksikan keeper dengan energi 5 unsur (tanah, api, udara, air, cahaya)
  • Astral Guide
  • Pengasihan
  • Kemakmuran

MAHAR 5 JUTA….Tapi tunggu dulu, untuk 3 pemesan pertama akan kami berikan mahar diskon 3,5 juta

Anda tertarik untuk mengkeep Spirit Shaman ini

Hubungi contact person kami
sayyid alus/kang Achmad
089690497604 (WA)

Salam sejahtera untuk Semuanya….

KARAKTER ENERGI DAN TUAH ALAMI BATU

Batu Akik memiliki energi alami, yang dimiliki tanpa campur tangan manusia dan gaib sebelumnya.
Beberapa jenis batu akik dan potensi pengaruhnya sbb :

Batu Giok (giok cina ataupun giok lokal). Membuat hati bertambah tenang dan tentram. Batu giok ada yang berwarna hijau, coklat dan hitam.
Batu giok muda hijau dapat menyerap energi negatif tubuh dan membantu menetralisir panas dalam, sehingga tubuh dan pikiran pemakainya menjadi lebih sehat.
Dibandingkan batu giok tua, batu giok muda yang berwarna hijau muda keputihan lebih kuat dalam menyerap energi negatif tubuh dan membersihkan aura wajah. Ada beberapa batu giok muda keputihan yang ketika menyerap energi negatif orang pemakainya, batu itu akan berubah warnanya menjadi lebih gelap dan kusam.
Bila sebuah batu cincin / kalung giok secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu kesehatan, kerejekian, pengasihan dan keteduhan hati, tetapi batu giok hiasan rumah atau yang berasal dari tarikan gaib atau yang berasal dari penemuan benda antik atau penggalian harta karun biasanya berisi mahluk jin berbulu hitam yang energinya negatif bagi kesehatan manusia dan tidak bertuah.

Batu Biduri Bulan. Berwarna putih transparan, memantulkan warna putih kebiruan bila terkena cahaya. Membantu aura tubuh dan wajah menjadi lebih bersih, cerah dan bersinar dan memancarkan aura pengasihan. Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu pengasihan.

Batu Anggur. Umumnya berwarna putih transparan dan di dalamnya ada seperti kabut putih. Menambah ketenangan hati dan pengasihan.

Batu Merah Siam. Yang berwarna bening merah terang dapat menambah semangat, keceriaan dan kesegaran berpikir. Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu kerejekian, pengasihan dan kesegaran hati dan pikiran.

Batu Merah Siam Rose (batu siam merah keunguan atau merah jambu). Memperkuat rasa kasih kepada orang lain. Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu kerejekian dan pengasihan.

Batu Akik Hitam. Menambah kemantapan bersikap, menambah kesan gagah dan berwibawa. Yang bagus adalah yang batunya tua (mengkilap dan ster-nya jelas terlihat). Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu stamina dan kekuatan badan / berkelahi. Tetapi bila kondisi orangnya terlalu sensitif, batu hitam itu bisa membuat tubuh terasa pegal / penat dan pikiran terasa penat / butek.

Batu Badar.

Batu Yaman. Berwarna coklat gelap atau hitam, tetapi berwarna kemerahan bila ditembusi sinar. Menambah kemantapan bersikap.
Bagi orang-orang yang sensitif, jenis batu yaman dan batu-batu berwarna coklat seperti madu dapat menyebabkan pikiran berat dan cepat penat (pikiran butek).

Batu Kecubung Asihan.
Batu kecubung asihan berwarna ungu terang memberikan pengaruh pengasihan yang lebih kuat daripada yang berwarna ungu gelap.
Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya biasanya tuahnya :
Batu kecubung yang batunya muda berwarna ungu terang menambah ketentraman hati dan memancarkan aura pengasihan (membuat orang pemakainya dikasihi oleh orang lain) dan membantu kerejekian.
Batu kecubung yang berwarna ungu gelap kebanyakan berfungsi untuk membantu kepangkatan / karir.

Batu Kecubung Es / Kristal. Menambah ketenangan hati dan pikiran.

Batu Kalimaya. Batunya warna dasarnya bisa apa saja dan akan memantulkan sinar warna-warni bila terkena cahaya matahari. Menambah rasa percaya diri.
Jenis batu ini hawa energinya agak panas. Biasanya kosong tidak dihuni gaib / khodam.

Batu Sulaiman. Untuk ketentraman batin, menambah karisma keagunggan.

Batu Mata Kucing (cat eye / tiger eye).
Menambah keberanian dan rasa percaya diri. Umumnya berhawa aura agak panas dan tajam, apalagi yang batunya imitasi atau masakan.
Bagi yang cocok dengan batunya, energi batunya yang agak panas itu bisa dirasakan membuat pikiran segar dan tubuh terasa bertenaga, lebih berani dan percaya diri.
Bagi yang tidak cocok, atau yang tubuhnya sensitif, energi batunya yang agak panas dan tajam itu dapat menyebabkannya panas dalam, memudahkan masuk angin, radang tenggorokan dan kerontokan rambut.
Jenis batu ini biasanya kosong tidak dihuni gaib / khodam.
(Hati-hati, banyak batu mata kucing masakan dan imitasi). 

Batu Zamrud. Berwarna hijau daun sampai hijau tua. Sejuk dan teduh di hati.
Batu hijau zamrud baik untuk semua orang. Auranya adem, meneduhkan hati dan memberikan aura yang baik untuk kerejekian.
Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu kerejekian dan keteduhan hati.

Batu Pirus. Yang bagus adalah yang berwarna biru dan gambar uratnya berwarna emas. Urat emasnya rapi dan baik keindahannya. Menambah karisma wibawa dan kesepuhan. Cocok untuk orang-orang tua. Bagi yang tidak cocok dengan batunya, kepala bisa terasa berat / penat.

Batu Aquamarine. Biru bening. Sejuk, berbelas-kasih.

Batu Ruby. Menumbuhkan dan menjaga rasa cinta. Bila batunya secara alami berisi gaib di dalamnya, biasanya tuahnya adalah membantu pengasihan.

Batu Kinyang Air. Sejuk di hati.

Batu Tapak Jalak (yang persilangan cincinnya tebal dan menonjol keluar). Untuk kekuatan badan. Mengeluarkan aura panas yang menyebabkan pemakainya menjadi mudah marah, disegani dan dijauhi orang

Batu Madu. Berwarna coklat madu tembus sinar. Bagi orang-orang yang sensitif, jenis batu berwarna coklat seperti madu dapat menyebabkan pikiran berat dan cepat penat (pikiran butek).

Batu Combong, yaitu batu yang mempunyai lubang alami yang tembus dari atas sampai ke bagian bawah batunya. Tetapi banyak batu akik combong yang aslinya bukanlah batu combong, karena combongnya itu adalah hasil rekayasa si pengasah batu. Banyak orang meyakini batu combong berkasiat pengasihan dan bisa untuk pelet, walaupun Penulis seringkali tidak menemukan kebenarannya.


Sebagai catatan, pengaruh dan hawa aura energi batu-batu yang disebut di atas adalah yang bersifat asli alami dari batunya. Seandainya batu-batu tersebut ada berpenghuni gaib di dalamnya (berkhodam), mungkin kemudian hawa energi batu tersebut akan berubah, bisa semakin kuat pengaruhnya, bisa juga menjadi tidak sama lagi dengan aslinya, karena adanya pengaruh aura energi dari keberadaan sesosok gaib di dalamnya.

Semoga menambah wawasan kita semua…..wargalangit 2019

MUSTIKA PERI BUNGA

Assalamualaikum…

Salam salim saudaraku semu, kali ini saya ingin maharkan batu mustika Peri Bunga. mahluk Allah yang satu ini perwujudanya kadang seperti yg saya lukiskan, namun kadang (maaf) bertelanjang dada. Adapun wujud lainya belum saya lihat atau ketahui. Tidak menutup kemungkinan saat mempertahankan diri atau saat melindungi si empunya (keeper) dari serangan wujudnya akan berganti ke wujud yg lebih sangar yaitu wujud perang.

Khodam yg satu ini akan menebarkan wangi bunga atau wangian lain pada orang di sekitarnya…namun hanya yg kepekaanya tinggi saja yang bisa mencium bau harum tersebut

Tuah :

  1. Memberikan ketenangan pikiran, menghilangkan kepenatan
  2. Membersihkan aura negatif (membuka aura)
  3. Mencerahkan aura wajah, sehingga orang yg melihat kita merasakan keindahan pada diri kita melalui pancaran wajah kita
  4. Kerejekian
  5. Pengasihan umum (mahabah)
  6. Menebarkan aura positif sejauh mata orang lain melihat kita. Cocok sekali untuk pedagang, atau pengusaha untuk menarik klien atau pembeli. Atau para usahawan yang dilapangan.
  7. Mempertajam energi healing. Bagi para praktisi penyembuhan akan meningkatkan energi penyembuhan yg di salurkan ke pasien.
  8. Meredam emosi orang lain
  9. Dan lain” yang akan dirasakan seiring waktu,selama menyimpan  mustika ini.

Untuk perawatan nya tidak usah ribet…cukup bersihkan batu setiap jumat pagi atau siang atau malam harinya dengan minyak kasturi atau melati kijang. Tuah akan bekerja otomatis seiring doa dan permintaan anda kepada Allah…karena khodam juga tau kesulitan dan masalah anda.

Mahar untuk Mustika Peri Bunga ini IDR 2,5 juta

Bagi anda yang berminat memaharkan mustika ini, silahkan hubungi kontak person kami :

Kang Achmad
phone : 089690497604 (WA/SMS)
email  : ruimentities@gmail.com

Salam sejahtera …..wargalangit 2019

TUAH SEBUAH KERIS

Keris sengaja dibuat oleh empunya dengan kegaiban di dalamnya, dibuat khusus sesuai karakteristik kehidupan si pemesan. Seperti untuk perlindungan / keselamatan, kesaktian, kekuasaan, kepangkatan dan wibawa, atau rejeki (dagang / tani). Dengan demikian unsur kegaiban keris itu memang ada, disengaja, dan merupakan ciri dan karakteristik khusus dari sebuah keris. Kegaiban inilah yang membedakan keris dengan benda-benda dan senjata jenis lain.

Kegaiban dan tuah keris diakui atau tidak selain karena bentuk kerisnya yang unik, adalah sesuatu yang diharapkan oleh si pemilik keris dan menjadi pendorong mereka untuk memiliki keris. Kekuatan gaib dan tuah masing-masing keris bervariasi tergantung pada kekuatan gaib keris di dalamnya, ada tidaknya kegaiban / wahyu pada diri pemiliknya dan kesempurnaan penyatuan kebatinan antara kerisnya dengan si pemilik.

Secara teknis kasat mata, pemerhati keris biasanya menilai jenis tuah sebuah keris dengan memperhatikan bentuk keris (dapur keris) dan gambar pamor keris (corak / motif berwarna abu keputihan atau gambar lain pada badan keris). Itu adalah cara yang umum dilakukan orang pada jaman sekarang. 

Cara ini didasari pada pendapat bahwa pada umumnya keris dibuat dengan mengikuti pakem / aturan dasar yang berlaku, walaupun pada saat keris itu dibuat, ada saja keris yang tidak sesuai dengan pakem pembuatan keris pada jamannya. Itu terjadi pada beberapa keris yang mempunyai bentuk dapur atau pamor yang berbeda dan dianggap baru pada jamannya. Namun pada masa sekarang, para pemerhati keris sudah mengerti variasinya dan bisa mempelajari polanya. Pengetahuan tentang dapur dan pamor keris bisa dipelajari dari membaca buku-buku tentang keris yang banyak dijual di toko-toko buku atau membaca tulisannya di internet.

Walaupun cara yang umum untuk menilai / mengetahui tuah keris dilakukan dengan teknik seperti tersebut di atas, namun hasil penilaian mereka tentang tuah dari sebuah keris seringkali tidak sejalan antara pendapat seseorang dengan seorang yang lain dan tidak selalu sejalan dengan kegaiban tuah keris itu sendiri.  Apalagi, menurut penilaian Penulis, seringkali gambar pamor keris yang muncul tidak direncanakan terlebih dahulu oleh sang empu, sehingga tidak dapat dijadikan patokan dalam menilai tuah sebuah keris, kecuali gambar pamor susulan, yang disisipkan atau ditatah pada badan atau ganja keris, yang sengaja dibuat oleh sang empu setelah logam kerisnya selesai ditempa.

Pembuatan keris bervariasi dari satu empu ke empu lainnya, tetapi ada proses yang sama, yaitu bilah besi sebagai bahan dasar keris dipanaskan hingga berpijar, lalu ditempa berulang-ulang untuk membuang kotoran logam. Setelah bersih dan matang, bilah besi dilipat seperti huruf U untuk disisipkan bahan pamor di dalamnya. Selanjutnya lipatan itu kembali dipanaskan dan ditempa berulang-ulang. Demikianlah logam itu dipanaskan, dilipat dan ditempa kembali berulang-ulang, sehingga gambar pamor yang muncul dari proses penempaan logam keris seringkali terjadi dengan sendirinya diluar rencana sang empu. 

Pada jaman sekarang masih banyak dibuat keris-keris baru yang bentuk dapur dan pamornya seringkali tidak sesuai dengan pakem keris yang berlaku. Keris-keris itu adalah hasil kreasi seni perkerisan pada jaman sekarang yang sering disebut sebagai keris kamardikan, keris jaman kemerdekaan. Tulisan ini juga tidak membahas tentang keris-keris baru tersebut.

Mengenai bentuk-bentuk fisik keris, bentuk dapur dan pamor keris, dsb, sebenarnya Penulis tidak banyak mendalaminya, karena seringkali bentuk fisik keris itu bukanlah asli kreasi sang empu keris, kebanyakan adalah bentuk pesanan dari si calon pemilik keris, sehingga seringkali bentuk fisik kerisnya tidak sejalan dengan perwatakan asli gaib kerisnya, walaupun tidak banyak manusia yang menyadarinya. Karena itu seringkali Penulis terpaksa harus melihat dulu satu per satu keris-keris tersebut untuk lebih dapat mengetahui sisi kegaiban dan perwatakan kerisnya. Lagipula kondisi kegaiban dan tuah sebuah keris pada masa sekarang mungkin tidak lagi sama persis seperti ketika pertama keris itu dibuat.

Secara umum, keris-keris dengan dapur dan pamor yang sama memang sifat tuahnya sejenis, karena para empu pembuatnya juga mengikuti norma pakem / keseragaman kebatinan perkerisan. Tetapi selain tuahnya, ada sisi lain yang juga harus diperhatikan, yaitu karakter gaib keris. Walaupun keris-keris yang bentuk dapur dan pamornya sejenis biasanya bentuk tuahnya juga sejenis, tetapi karakter gaibnya tidak persis sama, misalnya pada keris-keris yang bentuk dapur dan pamornya sama, ada yang karakter energinya halus, ada juga yang tajam, ada yang hawa auranya halus dan teduh, ada juga yang keras dan panas, sehingga keris-keris yang sejenis dapur dan pamornya itu pengaruhnya pada setiap orang tidak selalu sama

Contohnya adalah keris-keris yang karakternya keras dan sifat energinya tajam, biasanya sangat baik untuk kesaktian dan penjagaan gaib, tetapi sifat energi tajamnya itu berlawanan dengan urusan kerejekian. Begitu juga dengan yang karakternya keras dan panas, biasanya cukup baik untuk fungsi kewibawaan dan kekuasaan. Kalau pemilik keris-keris itu seorang bos besar / pemilik usaha / kepala kantor, mungkin tidak masalah. Tapi kalau pemiliknya seorang pedagang, petani atau karyawan biasa, bisa jadi masalah.

Keris-keris yang berkarakter keras dan panas juga dapat menjadi masalah lain bagi pemiliknya. Ketika masih berusia muda, penyatuan karakter keris yang keras dan panas akan menambah semangat dan kekerasan watak, tetapi ketika sudah berusia tua, seseorang akan mudah sakit-sakitan karena kondisi fisiknya tidak dapat mengimbangi energi panas kerisnya, kecuali ia memiliki kekuatan kebatinan yang tinggi yang bisa mengimbangi panas aura energi kerisnya. Aura panas keris juga dapat berpengaruh pada anggota keluarga yang tubuhnya atau psikologisnya sensitif, dan dapat juga membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman, memudahkan terjadinya pertengkaran.

Tuah dari masing-masing keris mungkin bisa diketahui dari bentuk dapur dan pamor keris, karena masing-masing empu keris juga mengikuti pakem kebatinan perkerisan yang seragam, tetapi tentang karakter gaib keris lebih banyak diketahui dengan rasa, secara kebatinan, tidak ditentukan oleh fisik kerisnya.

Contoh keris lurus jaman Kediri
bertuah
kesaktian / ksatriaan.

Pada saat pembuatannya, tuah keris dibuat berdasarkan pertimbangan yang bersifat pribadi, sehingga tuah keris yang dipesan oleh seorang raja, bupati dan adipati, atau keluarga raja, dan penguasa dan pejabat pemerintahan selalu mengenai kesaktian, wibawa kekuasaan dan kepemimpinan. Tuah keris untuk para pedagang / saudagar selalu berkisar pada kejayaan berdagang. Tuah keris untuk rakyat biasa kebanyakan berkisar pada kerejekian, keselamatan, ketentraman keluarga, keberkahan hidup, dsb.

Sebagai benda pribadi, keris dibuat secara khusus agar memiliki tuah yang sesuai dengan kepribadian dan kehidupan pemiliknya, sehingga kekuatan tuah keris dapat secara maksimal mendukung aktivitas keseharian dan upaya pemiliknya dalam mencapai keinginan atau cita-citanya.

Tuah keris yang paling dasar adalah untuk kesaktian. Semua keris, apapun jenis kerisnya dan jenis tuahnya, mengandung unsur kesaktian dan kekuatan gaib di dalamnya.

Walaupun tuah utama sebuah keris adalah untuk kerejekian, ketika sedang digunakan untuk berkelahi, keris itu akan berfungsi sebagai keris kesaktian, menjadi senjata tarung, senjata tusuk dan sabet untuk bertarung, berkelahi, dan kekuatan gaibnya berfungsi untuk mengalahkan ilmu kekebalan atau perisai gaib lawannya.

Walaupun tuah utamanya adalah untuk kerejekian, tetapi kekuatan gaibnya tetap jauh lebih tinggi dibandingkan kesaktian jimat-jimat yang biasa dipakai untuk kekebalan dan kesaktian, seperti mustika wesi kuning, rante babi, mustika merah delima ataupun jimat rajahan dan jimat-jimat kebal isian. Jika benar-benar sedang digunakan bertarung / berkelahi, kegaibannya juga akan menambah keberanian, semangat tempur, kecepatan gerak dan kekuatan badan untuk berkelahi dan menambah kekuatan keilmuan kesaktian manusia pemiliknya, jika memiliki ilmu.

Tuah dasar lainnya adalah untuk perlindungan gaib bagi si pemilik keris dari serangan gaib atau kejahatan. Jadi, selain tuah utamanya yang untuk kesaktian, kekuasaan atau rejeki, keris juga memberikan tuah perlindungan gaib dan kekuatan gaibnya juga bisa diminta untuk memberikan pagaran gaib atau perlindungan gaib untuk si pemilik keris dan keluarganya.

Walaupun tuah utamanya adalah untuk kerejekian, kekuatan gaibnya juga bisa diminta untuk memberikan pagaran gaib atau perlindungan gaib untuk si pemilik keris dan keluarganya.

Dengan demikian bila ada orang yang mengatakan bahwa keris anda adalah sebuah keris yang bertuah untuk kekuasaan, kewibawaan, atau rejeki, sebenarnya terkandung juga di dalamnya tuah untuk kesaktian dan perlindungan gaib, walaupun tuah itu mungkin tidak terasa dominan (mungkin tuah itu harus dimintakan dulu kepada kerisnya).

Pada jaman sekarang kehidupan sudah diwarnai dengan peralatan listrik dan elektronik. Lampu-lampu listrik, jalanan lebar dan sarana transportasi bermesin dapat ditemukan dimana-mana. Penegakan hukum sudah dilakukan oleh aparat-aparat negara. Orang berkelahi pun urusannya akan sampai kepada kepolisian, apalagi mengancam atau berkelahi menggunakan senjata tajam. Kehidupan manusia juga sudah agamis, menjauhkan kehidupan manusia dari hal-hal gaib dan yang berbau klenik. Keris juga sudah digolongkan sebagai sebuah senjata tajam yang tidak boleh dengan bebas dikenakan atau dibawa-bawa ke tempat umum. Karena itu pada jaman sekarang keris tidak lagi menjadi senjata dan pusaka yang diinginkan orang.

Tetapi kehidupan jaman dulu tidak sama dengan kehidupan sekarang. Jaman dulu belum ada lampu-lampu listrik dan alat-alat elektronik. Ketika malam datang, penerangan hanya berupa obor dan lampu-lampu api kecil. Kegelapan terasa dominan. Apalagi di lingkungan tempat tinggal manusia masih banyak pohon-pohon besar dan lebat, gunung, bukit, hutan dan tanaman-tanaman liar yang lebat, tempat-tempat yang nyaman untuk tempat tinggal mahluk halus dan juga nyaman untuk dijadikan sarang penyamun. Tempat-tempat angker dan wingit ada dimana-mana. Interaksi mahluk halus dengan manusia sudah biasa terjadi. Ilmu-ilmu kesaktian dan perdukunan adalah sesuatu yang umum.

Itulah sebabnya keris-keris buatan para empu memberikan tuah dasar berupa kesaktian dan perlindungan dari serangan mahluk gaib dan akan memberikan peringatan agar waspada bila akan ada kejadian musibah atau kejahatan. Keris menjadi alat pelindung yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari manusia.

Pada jaman itu seorang empu keris adalah juga seorang spiritualis dan pemuka agama / rohaniwan yang seringkali juga diminta untuk memimpin suatu ritual keagamaan dan kerohanian. Karena itu sebuah keris yang diterima dari seorang empu keris akan sangat dihargai dan juga ‘dikeramatkan’, lebih daripada sekedar jimat dan senjata, karena berisi doa-doa keselamatan dan kesejahteran dari seorang spiritualis dan pemuka agama untuk si pemilik keris.

Dengan demikian, lebih daripada sekedar sebuah senjata tarung, keris juga secara psikologis menjadi lambang kerohanian dan kedekatan hati dengan Tuhan. Karena itulah sang pemilik keris akan benar-benar menjaga dan memelihara kerisnya, bahkan akan ‘mengeramatkan’-nya, lebih daripada sekedar memelihara senjata atau pun jimat. Sesuai agama manusia pada masa itu, keris menjadi sarana kedekatan hati dengan Tuhan dan juga menjadi sarana pemujaan kepada Tuhan. Karena itu seorang pemilik keris akan selalu menjaga kelurusan hati, tekun beribadah, menjaga moral dan budi pekerti dan sikap ksatria. Orang jawa yang mengerti kawruh kejawen memahami bahwa keris adalah bersifat sakral, bukan klenik. Itu juga sebabnya orang-orang yang bergerak dalam dunia kejahatan, yang menjadi penyamun, perampok, dsb, orang-orang golongan hitam, biasanya akan menggunakan senjata jenis lain, bukan keris.

Pada jaman dulu aparat keamanan juga jauh dari jangkauan masyarakat, karena hanya ada di pusat-pusat kerajaan, kadipaten atau kabupaten. Biasanya masyarakat melakukan upaya swadaya, hukum ditegakkan sesuai aturan umum yang berlaku di masyarakat setempat, hukum adat. Tetapi upaya masyarakat itu menjadi tidak berarti ketika ada pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuatan yang besar, kesaktian yang tinggi, memiliki anggota yang banyak, yang melakukan kejahatan atau penindasan. 

Juga sudah umum bila terjadi suatu pertengkaran akan selalu berujung pada perkelahian dan pertarungan yang seringkali berujung pada tewasnya seseorang. Karena itu pada jaman dulu ajaran budi pekerti dan wejangan leluhur selalu ditekankan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk akhlak manusia yang baik dan menjauhkan manusia dari perbuatan-perbuatan jahat. Kontras sekali dengan jaman sekarang yang kehidupan manusianya sudah sangat agamis, tetapi ajaran agamis itu juga yang seringkali dijadikan alat pembenaran untuk menindas, menganiaya dan membunuh manusia lain. 

Karena keberadaan aparat keamanan jauh dari jangkauan masyarakat, maka pada jaman dulu ajaran budi pekerti dan wejangan leluhur selalu ditekankan dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran-ajaran budi luhur itu pula yang membentuk manusia menjadi berwatak ksatria, maka bila seseorang memiliki kemampuan ilmu bela diri atau kesaktian kanuragan, diharapkan kesaktian itu tidak disalahgunakan untuk kesombongan dan kejahatan, tetapi akan memunculkan ksatria-ksatria yang menggunakan kesaktiannya untuk membela kebenaran dan menolong orang-orang yang tertindas. Dengan demikian keksatriaan dan kesaktian kanuragan adalah sesuatu hal yang penting untuk membela diri dan untuk menolong orang lain, dan keris-keris buatan para empu itu juga selalu mengandung tuah gaib untuk menunjang keksatriaan dan kesaktian, untuk disatukan dengan kebatinan pemakainya, walaupun tuah itu juga tidak selalu dominan.

Dalam penyatuannya (pendampingan) kepada si manusia pemiliknya ada isi gaib keris yang keluar dari kerisnya dan akan tampak berdiri mendampingi tuannya, ada juga yang tetap berdiam di dalam kerisnya. Masing-masing mempunyai cara pendampingan sendiri-sendiri.

Pada jaman dulu ketika keris masih dibawa-bawa orang, khodamnya memang tidak keluar dari kerisnya. Pada jaman sekarang ketika keris sudah tidak lagi dibawa-bawa, ada khodam keris yang tetap berdiam di dalam kerisnya, ada juga khodam keris yang menyesuaikan diri dengan aktivitas orangnya dengan cara keluar dari kerisnya dan mendampingi pemilik kerisnya.

Baik khodam kerisnya tetap berdiam di dalam kerisnya atau sudah keluar dari kerisnya, masing-masing ada kebaikannya dan kelemahannya sendiri-sendiri. Khodam keris yang tetap berdiam di dalam kerisnya umumnya memang lebih pasif dibandingkan yang sudah mendampingi orangnya. Selain perawatan dan sesajinya yang harus baik dan telaten, secara umum semua keris akan lebih terasa tuahnya jika sering dibawa.

Tetapi kerisnya tidak perlu dibawa-bawa. Sesudah perawatan dan sesajinya baik dan teratur, cukup kita sugestikan saja supaya kerisnya memberikan tuahnya kepada kita pemiliknya. Kita juga bisa sambat kepada kerisnya kalau ada masalah supaya kerisnya membantu pemecahannya. Jadi karena kerisnya hanya mengawasi dan membantu dari jauh, kita sendiri yang harus dekat dengan kerisnya, menjaga kedekatan batin dengan kerisnya supaya ia tetap aktif membantu kita dengan caranya sendiri. Baik khodam kerisnya tetap berdiam di dalam kerisnya atau sudah keluar dari kerisnya diperlukan interaksi dan penyatuan batin orangnya dengan kerisnya.

Secara umum keris-keris dibuat dengan tujuan kegaibannya akan mendampingi manusia pemiliknya, tuahnya dan kekuatan gaibnya dibuat sesuai dengan si manusia calon pemiliknya. Keris-keris dengan tuah kesaktian awalnya dibuat untuk tujuan mendampingi pemiliknya yang berilmu kesaktian kanuragan dan kebatinan. Sosok gaibnya akan menyatu dengan kebatinan orang tersebut. Keris-keris jenis ini ada yang berkekuatan tinggi, ada juga yang biasa saja. Tetapi sekalipun kekuatan / kesaktian gaibnya rendah, kekuatan gaibnya tetap jauh lebih tinggi dibandingkan kesaktian jimat-jimat yang biasa dipakai untuk kekebalan dan kesaktian, dan setelah sosok gaibnya menyatu dengan manusia pemiliknya, akan menjadikan kesaktian kebatinan manusia itu menjadi meningkat berlipat-lipat. Sosok gaib keris itu akan mengikuti sugesti kebatinan pemiliknya.

Tetapi jika keris jenis kesaktian ini dimiliki oleh orang-orang yang tidak menekuni keilmuan kesaktian / kebatinan, biasanya sosok gaib kerisnya akan pasif, hanya menunggu untuk diperintah secara khusus. Selain perawatan dan sesajinya yg harus baik dan teratur, secara umum semua keris akan lebih terasa tuahnya jika sering dibawa.

Keris-keris dibuat tidak ditujukan untuk adu kekuatan gaib (walaupun kekuatan gaibnya bisa juga untuk adu kekuatan gaib seperti untuk pembersihan gaib). Secara umum tujuan keris-keris dibuat dimaksudkan dengan cara pendampingannya masing-masing keris-keris itu sisi kegaibannya akan menjadi tuah bagi manusia, dan untuk hasil kerja yang maksimal dalam pendampingan itu dibutuhkan adanya penyatuan kebatinan si manusia dengan kerisnya (ada interaksi batin).

Sifat kejiwaan keris sama seperti manusia yang memomong dan menjaga anaknya. Bila si manusia peka rasa, bisa mendengarkan bisikan gaib kerisnya yang berupa ide dan ilham dan firasat (dan mimpi), maka orang itu akan dituntun kepada jalan yang mengantarkannya sukses sesuai jenis tuah kerisnya dan menjauhkannya dari kesulitan dan bahaya. Sifat kejiwaan yang seperti itu tidak kita dapatkan dari benda-benda gaib lain. Umumnya orang-orang jawa jaman dulu peka rasa dan batin, sehingga akan mudah penyatuan kebatinannya dengan keris-kerisnya. Itulah juga sebabnya orang-orang jawa jaman dulu, yang peka rasa, lebih memilih keris daripada benda-benda gaib lain.


Seorang empu keris mendarma-baktikan hidupnya dalam jalur perkerisan, bukan hanya melayani kalangan atas, tetapi juga mengayomi masyarakat bawah. Sebagai seorang spiritualis dan pemuka agama kadangkala seorang empu keris diminta untuk memimpin suatu ritual keagamaan dan kerohanian, bukan hanya yang bersifat kenegaraan, tetapi juga untuk masyarakat umum, seperti acara ruwatan, sedekah desa, ritual bersih desa, syukuran sesudah panen, dsb. Keris-keris yang dibuatnya juga bukan hanya yang bersifat pesanan khusus, tetapi juga keris-keris yang dibuat masal untuk rakyat kebanyakan.

Untuk keperluan ritual keagamaan / kerohanian ada jenis keris khusus yang disebut  keris sajen.  Biasanya bentuk garapannya sederhana tidak seperti keris-keris pada umumnya. Ukurannya kecil dan panjangnya hanya sejengkal tangan atau lebih sedikit. Ganja-nya menyatu dengan badan kerisnya (ganja iras). Gagangnya juga dari besi, bukan kayu, biasanya berbentuk kepala dan wajah manusia atau kepala dan wajah mahluk halus yang menyeramkan. Bentuknya ada yang lurus, ada juga yang ber-luk.

Keris-keris jenis ini biasanya dipergunakan di dalam acara ruwatan, sedekah desa, bersih desa, atau acara pembersihan / pemberkatan pembukaan lahan baru untuk bertani atau untuk tempat tinggal, sebagai sarana memindahkan mahluk-mahluk halus yang berwatak jelek dan mengganggu manusia. Setelah pembacaan doa dan sesaji, mahluk-mahluk halus itu dipindahkan ke dalam keris-keris sajen tersebut dan kemudian dilarung di sungai yang airnya mengalir. Pada ritual-ritual yang dilakukan secara pribadi, biasanya keris sajen dilarung dengan cara dikubur di dalam tanah dan di atasnya ditanam sebuah pohon sebagai tanda lokasi menguburnya.

Contoh keris sajen

Bertahun-tahun kemudian, atau pada masa sekarang, kadangkala ada orang menemukan keris sajen di sungai atau di bawah pohon atau terselip di antara batang pohon. Tetapi, janganlah anda memiliki dan memelihara jenis keris sajen ini, walaupun jenis keris ini sekarang banyak juga diperjual-belikan, karena mungkin saja keris-keris itu berisi mahluk-mahluk halus yang dulunya menjadi pengganggu manusia.
Dalam sejarah keris, memang tidak semua keris membawa pengaruh positif bagi pemiliknya, bahkan ada di antaranya yang justru membawa petaka bagi pemiliknya. Efek buruk dari sebuah keris baru muncul ketika keris tersebut tidak cocok dengan pemiliknya atau ada perbuatan si pemilik keris yang si keris tidak berkenan. Namun sejarah juga menunjukkan bahwa para pemimpin, pejuang, dan orang-orang sukses terdahulu yang dalam kehidupannya dekat dengan pusaka, kesuksesan-kesuksesan yang diraihnya selalu diiringi oleh pusaka-pusaka yang tepat.

Kecocokkan sebuah keris dengan pemiliknya antara lain juga tergantung pada kecocokkan karakter dan tuah kerisnya dengan status / pekerjaan si pemilik keris (aktivitasnya sehari-hari). Misalnya, keris bertuah kesaktian, kekuasaan dan wibawa lebih cocok dimiliki oleh pejabat di pemerintahan atau swasta, perwira polisi atau tentara. Jenis ini kurang cocok untuk yang pekerjaannya petani atau pedagang. Keris bertuah untuk rejeki lebih cocok dimiliki oleh seorang petani atau pedagang (yang memiliki sumber pendapatan sendiri, bukan dari gaji / upah). Jenis ini kurang cocok untuk yang pekerjaannya polisi atau tentara. Dengan kata lain, kecocokkan sebuah keris dengan pemiliknya selain tergantung pada kecocokkannya dengan karakter kepribadian orangnya, juga kecocokkannya dengan aktivitas keseharian si pemilik.
Keris yang cocok dengan pemiliknya akan memberikan pengaruh yang positif.  Ketika dipakai bersosialisasi akan mendekatkan banyak orang kepadanya dan meneduhkan hati orang-orang yang memusuhinya. Keris juga akan membantu dalam kegiatan usaha / ekonomi, membantu kesehatan dan ketentraman keluarga.

Pada jaman sekarang banyak keris yang hawa aura mistisnya sudah redup, sudah dingin / adem / anyeb, seperti keris kosong tak berpenghuni gaib.  Hawa auranya sudah menurun karena terpengaruh perkembangan jaman dimana pengaruh keberadaan keris sudah mulai diabaikan, tetapi kekuatan aura keris-keris tersebut akan terasa kembali ketika sudah menyatu dengan seorang pemilik yang sesuai.

Pada jaman dulu banyak keris yang sengaja dibuat berhawa aura panas dan angker untuk menaikkan wibawa pemakainya. Tetapi pada jaman sekarang sebaiknya dihindari memelihara keris yang berhawa aura panas. Ketika kita sedang sehat atau masih berusia muda, aura panasnya akan menambah wibawa dan semangat psikologis kita, tetapi juga mempengaruhi temperamen, menyebabkan mudah emosi. Namun ketika kondisi tubuh kita sedang lemah, atau karena kondisi usia yang sudah tua, kita akan menjadi mudah sakit-sakitan karena tubuh kita tidak dapat mengimbangi aura panasnya. Aura panas keris juga dapat berpengaruh pada anggota keluarga yang tubuhnya atau psikologisnya sensitif, dan dapat juga membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman, memudahkan terjadinya pertengkaran.

Agar tuah pusaka yang kita miliki dapat mengantarkan kita pada kebaikan yang kita inginkan, maka hal yang paling penting untuk kita lakukan adalah :
1. Mencocokkan kepribadian pusaka kita dengan kepribadian kita.
2. Mencocokkan tuah pusaka kita dengan jalan kehidupan / penghidupan kita.
3. Mencocokkan tuntutan pemeliharaan keris dengan kedekatan hati dan ketelatenan kita.

Keris-keris yang tidak sejalan dengan kita sebaiknya jangan kita paksakan untuk tetap bersama kita, karena sudah pasti tuahnya tidak akan kita dapatkan dan nantinya kita dan keluarga malah akan menjadi terbebani dengan keberadaannya. Dengan upaya demikian diharapkan keris-keris yang kita miliki hanyalah keris-keris pembawa kebaikan dan keberuntungan saja, bukan sebaliknya, pembawa kesialan.

Semoga dapat menambah wawasan kita semuanya….Salam salim dan sejahtera selalu
wargalangit, 2019