DI MAHARKAN : MUSTIKA BATU PANCAWARNA TARIKAN SEMPURNA

ASSALAMUALAIKUM…

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

Kesempurnaan Adalah milik Yang Maha Esa semata.

Alhamdulillh, setelah melalui beberapa tahap proses akhirnya sempurna sudah batu panca warna hasil tarikan kami, dan kami bisa mempersemahkan nya untuk anda yang menghargai gaib dan percaya akan kegaiban dari suatu mustika.

Batu mustika hasil tarikan kami Insya Allah dilakukan dengan proses tanpa pemaksaan dari gaib si penghuni/penjaga batu mustika tersebut, karena kami lakukan secara langsung memanggil penghuni batu mustika tersebut dan memintanya secara baik-baik dengan cara barter atau suka sama suka ihlas tanpa pemaksaan dari khodam penarik gaib atau sejenisnya. oleh karena itu batu mustika panca warna ini kegaiban nya masih alami bawaan dari sejak kami temukan lokasi keberadaan nya, dari mulai proses penarikan dan sampai mustika ini kami maharkan tidak ada proses isian pada mustika ini. semuanya adalah tuah dan kegaiban alami bawaan dari mustika ini dan dengan ijin Allah akan lebih bertuah dan bermanfaat untuk syareat

–  Penglarisan –

– Kerejekian –

– Pengasihan umum dan khusus –

– Memancarkan aura positif –

– Aura cleansing/buka aura –

– Proteksi –

– kepercayaan orang lain –

– Menaikan Karir atau Jabatan –

– Keharmonisan Rumah Tangga –

– DLL –

MAHAR : RP. 5,999,000

Bagi anda yang berminat memiliki dan merawat mustika ini silahkan hub contact person kami

hp : 089652792664

email : ruimentities@gmail.com

proses : Setelah mahar kami terima, pengiriman mustika segera kami proses

Batu Mustika pancawarna ini di huni oleh sepasang khodam suami istri, dengan level S

Berikut adalah ilustrasi Khodam tersebut, adalah hasil penglihatan mata batin kami yang di tuangkan kedalam secarik kertas, yang kami lukis dengan ritual khusus, gaib yang menggerakan pencil dan tangan kami. tanpa rekayasa buah pikiran kami atau sugesti pikiran kami sendiri dan insya Allah sesuai dengan bentuk Aslinya.

pw2pw1

pasangansuamiistriSebelum memaharkan sebaiknya anda fahami dahulu apa itu Mustika dan kegaiban nya

Mustika adalah benda-benda yang sarat dengan muatan gaib, karena itu secara alami benda-benda mustika lebih banyak berada di alam gaib daripada di alam nyata manusia. Kegaiban itulah yang menjadikannya sebuah mustika, yang berbeda dengan benda-benda serupa di dunia manusia. Walaupun benda-benda mustika ini ada yang ditemukan di alam nyata, tetapi lebih banyak lagi yang ada di alam gaib.
Benda-benda tertentu yang digolongkan sebagai Mustika, adalah benda-benda gaib asli dan alami yang secara fisik tidak boleh diasah, diubah atau dimodifikasi bentuknya, karena bila itu dilakukan maka (dikhawatirkan) kegaiban dari benda itu akan hilang atau luntur. benda tsb dapat diketahui nilai kegaibannya (seringkali harus dinilai secara kebatinan) dan kegaibannya kuat, dan fisik bendanya terbentuk asli dari alam, bukan dibentuk oleh manusia. Sebuah batu yang tergolong mustika, misalnya batu anti cukur, tidak boleh diasah untuk diperkecil bentuknya dan tidak boleh digosok walaupun maksudnya supaya lebih mengkilat. Bila itu sampai dilakukan, dikhawatirkan kemampuan batu itu untuk menjadikan anti cukur kemudian menjadi luntur (tidak anti cukur lagi).

Menurut pengetahuan saya, benda mustika yang terbaik kegaibannya adalah yang diperoleh dari alam gaib. Mustika dari alam gaib ini lebih banyak yang diperoleh dari hasil penarikan gaib. Tetapi ada juga mustika yang diperoleh tanpa disengaja, misalnya ada mustika yang datang sendiri atau menampakkan diri kepada seseorang untuk diambilnya, karena merasa cocok atau sudah waktunya benda itu mengikut kepada orang tersebut.
Banyak mustika, apapun jenisnya, bila dicari dengan sengaja biasanya tidak akan ditemukan. Tetapi kadangkala ada orang yang beruntung, karena menemukannya dengan tidak sengaja. Misalnya, ada orang yang beruntung tanpa sengaja menemukan sebuah mustika wesi kuning menggantung di pohon jati, menggantung di pohon pisang, ada juga yang di pohon seri. Semula mereka mengiranya sebagai kepompong biasa. Tetapi setelah dipegang, kepompong itu keras, tidak lembek. Kemudian kepompong itu diambil dan dibawanya pulang. Beberapa kejadian ajaib pun dialaminya setelah mendapatkan kepompong itu.
Selain yang diperoleh dari alam gaib, ada juga mustika yang diperoleh dari alam nyata (alam manusia), karena di alam manusia pun banyak benda-benda yang serupa dengan benda-benda mustika di alam gaib. Tetapi mustika dari alam manusia ini kualitas kegaibannya adalah kelas 2. Yang terbaik adalah mustika yang didapat dari alam gaib, yang di dapat dari hasil penarikan sempurna.
Mustika dari alam gaib, yang didapat dari hasil penarikan gaib, akan benar menjadi mustika dengan tuah maximal, jika penarikannya sempurna. Kalau tidak sempurna maka kegaibannya sulit untuk bisa ditunjukkan. proses penarikan yang baik dilakukan dalam 2 tahapan. Tahap pertama adalah menarik dan menghadirkan benda gaibnya ke alam nyata. Tahap ke 2 adalah proses menyempurnakan kegaiban benda gaibnya itu supaya sempurna di tempatnya dan berfungsi dengan semestinya.

Cara yang paling banyak di gunakan dalam penarikan gaib adalah dengan menggunakan jasa khodam gaib tertentu (khodam ilmu penarikan gaib) untuk menghadirkan benda gaibnya ke dunia manusia. Namun ada kekurangan dengan cara ini, cara ini biasanya akan terjadi pemaksaan, yaitu khodam ilmu penarik tersebut merebut bendanya dari mahluk halus penjaganya, kemudian memaksa benda gaibnya untuk mewujud di dunia manusia/nyata. Yang sering terjadi kemudian, walaupun bendanya berhasil mewujud, tetapi tidak dengan kegaibannya, benda gaibnya malah kosong, khodamnya tidak ikut serta di dalam benda gaibnya. Bila itu terjadi, maka khodamnya harus dipanggil lagi untuk kembali tinggal di dalam bendanya. Dan harus disempurnakan lagi kegaibannya. Itu juga kalau si orang penariknya mampu menyempurnakan kembali kegaibannya. Tetapi walaupun kemudian khodamnya sudah kembali, biasanya kegaiban benda itu sulit sekali untuk disempurnakan.
Jika khodamnya tidak dipanggil kembali untuk tinggal di dalam bendanya, berarti bendanya dibiarkan kosong. Walaupun bendanya kosong tidak berpenghuni gaib, tetapi benda tersebut masih menyisakan energi bekas kehidupan sosok gaib sebelumnya. Sisa energi itulah biasanya yang mengundang sosok gaib lain untuk kemudian datang dan masuk, tinggal di dalam benda tersebut.

Karena kondisinya kosong tidak berpenghuni gaib, jika bendanya tidak dipagari, maka biasanya akan ada sosok halus lain yang kemudian masuk dan tinggal di dalam benda tersebut. Dengan demikian sosok gaib yang kemudian menjadi khodam benda tersebut bukanlah khodam aslinya, tetapi adalah mahluk halus yang baru masuk tersebut.
Cara yang terbaik dalam melakukan penarikan gaib adalah dengan mengsugesti khodam benda gaibnya sendiri untuk mewujudkan bendanya (dengan amalan gaib) dan memenuhi sesajinya sesuai persyaratan khodam benda gaibnya. Jika ini dilakukan, biasanya benda gaibnya akan mewujud dengan kegaiban yang sempurna.
Contohnya adalah mustika merah delima dan wesi kuning yang banyak dicari orang. Mustika-mustika itu sangat banyak jumlahnya dan tersebar di banyak tempat. Ada yang sendiri-sendiri, tetapi banyak juga yang tinggal mengelompok. Kebanyakan mereka berada di lingkungan permukiman manusia, jarang sekali ada di hutan yang jarang dikunjungi manusia. Bahkan banyak yang posisinya berada di bawah bangunan rumah manusia (setengah meter di bawah tanah), sehingga rumah tersebut menjadi terkesan teduh dan wingit. Mustika wesi kuning sering sekali ditemukan berada di dalam kelompok mustika merah delima. Penulis tidak mengetahui penyebabnya mengapa bisa begitu. Mungkin ada keterkaitan sifat antara khodam wesi kuning dengan khodam mustika merah delima sehingga di alam gaibnya mereka tinggal bersama dalam satu kelompok.
Masing-masing benda gaib atau mahluk halus akan memancarkan suatu rasa energi atau suasana alam tertentu di tempat keberadaannya, apakah suasana teduh, angker / wingit, panas, dsb. Kepekaan rasa batin / spiritual diperlukan untuk mengetahui suasana gaib tersebut. Setelah suasana gaib tersebut didapatkan, ditemukan pada suatu lokasi, barulah diperjelas dengan penglihatan batin atau dengan kemampuan melihat gaib. Bila sudah terbiasa menerapkan kepekaan batin untuk mendeteksi suasana gaib tidak akan sulit, karena polanya bisa diketahui.
Bangsa jin kelas rendah atau bangsa jin kelas atas, bangsa jin golongan putih atau bangsa jin golongan hitam / abu-abu, masing-masing akan berbeda rasanya.
Dan tergantung pada tingkat kemampuan kepekaan rasa dan kekuatan spiritualnya, seseorang dapat melakukan pendeteksian sampai jarak yang cukup jauh, bahkan bisa sampai berkilo-kilo meter atau bahkan ber-ratus-ratus kilometer jauhnya dari tempatnya berada. Tidak perlu pergi mencari-cari sendiri, membuang-buang waktu, tenaga dan ongkos untuk mendatangi tempat-tempat yang jauh. Untuk menariknya pun bisa dilakukan dari jarak jauh, tidak harus mendatangi lokasinya.

Di alam gaib juga ada banyak mustika yang bentuknya serupa dengan batu mulia dan batu akik di alam nyata manusia, seperti batu berlian, giok, biduri bulan, safir, jamrud, tapak jalak, kendit, dsb. Batu-batu tersebut memberikan tuah seperti batu sejenisnya di alam manusia, tetapi kekuatan tuahnya bisa puluhan atau ratusan kali lipat dibanding batu sejenisnya di alam manusia, karena kegaiban mahluk gaib (khodam) di dalamnya.
Masing-masing batu mempunyai “rasa energi” sendiri-sendiri. Untuk tempat tinggalnya para mahluk halus akan mencari batu-batu yang sesuai dengan sifat energinya masing-masing, sehingga perwatakan mahluk gaib di dalam sebuah batu dan tuah / karisma yang berasal daripadanya akan sesuai dengan sifat dari masing-masing batunya. Untuk tempat tinggalnya mahluk halus / khodam yang berwatak keras akan juga mencari benda-benda yang beraura keras. Begitu juga sebaliknya, mahluk halus yang berwatak halus akan juga mencari benda-benda yang beraura lembut. Keberadaan khodam / mahluk halus di dalam sebuah mustika akan memperkuat aura dan energi bendanya yang itu bisa menjadi tuah bagi manusia. Kalau kita sudah terbiasa mempelajari perwatakan mahluk halus dan benda-benda gaib, dengan melihat bendanya saja kita bisa memperkirakan sosok gaib / khodam yang berdiam di dalamnya (kecuali khodamnya isian atau bukan khodam aslinya).

Ada beberapa jenis batu mustika dari alam gaib, selain batu mustika merah delima, yang bila bendanya dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah warna.
Misalnya batu mustika safir biru yang bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah warna menjadi biru. Kegunaannya untuk pengasihan, menyelaraskan aura tubuh supaya menjadi positif dan untuk pengobatan sakit ringan.
Ada juga batu yang bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan berubah menjadi berlapis 2 warna, 3 warna, atau 5 warna (panca warna).
Ada batu berlian mustika yang bila terkena sinar matahari / lampu akan memantulkan warni-warni cahaya yang indah dan mencolok mata, lebih daripada batu berlian biasa. Apalagi bila dicelupkan ke dalam air, maka airnya akan memancarkan cahaya warna-warni yang indah, indah sekali dipandang mata. Kegunaannya untuk menaikkan kharisma dan membersihkan pancaran aura tubuh dan wajah. Hasilnya akan luar biasa sekali bila mustika berlian ini dijadikan susuk di wajah.
Ada juga mustika berupa emas (kebanyakan berbentuk bola-bola kecil atau lonjong seperti telur ayam dan telur angsa) yang bila berhasil sempurna ditarik ke alam manusia, emas itu akan memancarkan cahaya berwarna kuning yang indah dipandang mata, berbeda dengan emas-emas lain yang cahayanya kuning biasa saja.

Jenis-jenis mustika seperti disebutkan di atas adalah yang biasa dikenal oleh manusia. Selain yang sudah disebutkan di atas, ada banyak sekali macam mustika di alam gaib yang namanya tidak bisa disebutkan satu per satu. Benda-benda itu juga mempunyai fungsi / tuah seperti benda-benda lain yang sudah dikenal manusia.

Ada juga mustika di alam gaib yang bahkan kekuatan gaib dan tuahnya bisa sampai puluhan atau ratusan kali lipatnya kekuatan gaib mustika merah delima. Sayangnya benda-benda yang kekuatannya tinggi tersebut keberadaannya hanya sedikit sekali dan jarang sekali ditemui oleh manusia, dan mereka sangat selektif dalam menerima seseorang sebagai tuannya, sehingga banyak manusia tidak mengetahuinya dan tidak dapat memilikinya (apalagi tidak banyak orang yang dapat mengukur kekuatan gaibnya).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s