Monthly Archives: August 2015

IJAZAH AJI LEMBU SEKILAN

Aji lembu sekilan adalah ajian yang di miliki Gajah mada, ajian ini multi fungsi dan bisa di kebangkan menjadi 1001 keilmuan jika sudah menyatu dengan pengamalnya.

Berikut amalan nya

Sun matek aji Lembu Sekilan
Hawa, geni, banyu, angin lan lemah
Kakang Kawah, Adi Ari-ari, Getih lan Puser
Yo Aku Sang Ratu Jagad, Sang Ratu Herang Putih
Dulur bathin, sanak bathin, Papat Kalima Pancer
(paling sedikit dibaca 3x, masing-masing dengan menahan dan menekan nafas).

Amalan di atas tujuan sugestinya adalah untuk kekuatan badan, kekuatan pukulan dan kekuatan menahan pukulan (tahan pukul). Sugestinya adalah untuk menjadikan tubuh kuat padat dengan energi dan energinya juga keras padat mengisi dan melindungi tubuh.

Amalan kebatinan di atas sugestinya adalah untuk menggerakkan kegaiban sukma pelakunya. Kekuatan gaibnya berasal dari energi kanuragan dan tenaga dalam, hisapan pada energi alam, kekuatan sukma dan kebatinan si manusia ybs, yang semuanya akan menyatu menjadi kekuatan tubuh dan sukma. Amalan kebatinan di atas juga berfungsi untuk menyatukan kekuatan gaib roh sedulur papat untuk menyatu dengan kekuatan tubuh dan sukma si manusia ybs.

Setelah menghimpun dan mengumpulkan semua energi di dada, kemudian sambil menekan nafas badan / tangan dikeraskan, barulah bacaan amalan di atas dilakukan sambil melakukan gerakan-gerakan untuk kekuatan badan dan pukulan.

Selain bisa dengan cara duduk bersila, amalan di atas paling baik dilakukan dalam posisi berdiri. Bacaan amalan di atas dilakukan sambil menekan nafas, badan / tangan dikeraskan dan membuat gerakan-gerakan untuk kekuatan badan dan pukulan seperti halnya dalam latihan pencak silat / karate. Jika anda sudah mengikuti pelatihan pencak silat atau karate sugesti lembu sekilan itu sangat baik jika dilakukan sambil menerapkan jurus-jurus karate / pencak silat. Dilakukan dengan gerakan-gerakan yang lambat ditahan seperti slow motion akan lebih baik.

Tangan dikepalkan, semua kekuatan dibangkitkan mengisi tangan dan badan, seluruh tubuh. Kemudian kendorkan energi anda dengan posisi membuka diri dan tangan dijulurkan (tangan tetap dikepalkan). Sesudahnya sambil mengeraskan badan dan tangan tetap dikepalkan, dengan menghisap nafas dan menarik tangan energinya ditarik kembali dipusatkan ke badan untuk dipadatkan. Barulah kemudian anda melakukan gerakan-gerakan memukul dengan tangan tetap dikepalkan sambil mengamalkan bacaan di atas.
Dalam amalan di atas terkandung makna yang kita menekankan bahwa kita sebagai pancer adalah yang harus sedulur papat junjung tinggi, perintah kita harus mereka turuti. Mereka harus menyatukan diri dan kekuatannya kepada kita sebagai pancer. Amalan itu jangan diwirid seperti amalan gaib, tetapi harus ditujukan ke dalam diri sendiri, langsung kepada sedulur papat, sambil kita sendiri juga menyatukan kekuatan kepada sedulur papat kita (kita mengajak mereka melakukan suatu perbuatan bersama-sama), sekaligus kita juga menghisap energi alam dari sekitar kita untuk menambah kekuatan kita (ambil energi alam yang baik).

Dalam latihannya amalan dan gerakan-gerakannya jangan dilakukan terburu-buru. Masing-masing baris kalimat amalannya bisa diulang-ulang, gerakan-gerakannya bisa diulang-ulang, bisa juga berbeda-beda gerakannya. Penghayatan dan sugesti pada masing-masing baris amalannya akan membangkitkan kekuatan tersendiri.

Misalnya,
Baris amalan yang berbunyi :

Sun matek aji Lembu Sekilan
Amalannya dan gerakan-gerakannya bisa diulang-ulang sambil kita fokus menghayati bentuk keilmuan dan bentuk energi / kekuatan yang kita niatkan untuk diwujudkan (sebelumnya anda harus sudah menentukan aji lembu sekilan itu akan menjadi seperti apa, apakah hanya untuk kekuatan badan saja untuk menjadikan tubuh anda berkekuatan besar, apakah juga untuk membuat badan keras tahan pukul, apakah cukup sebatas ada pagaran energi pelindung, atau apakah juga supaya kebal senjata tajam, dsb sambil divisualisasikan sendiri hasilnya, olah sugesti).

Hawa, geni, banyu, angin lan lemah.
Amalannya dan gerakan-gerakannya bisa diulang-ulang sambil kita fokus menghayati hisapan kita pada energi alam (untuk kekuatan kanuragan, energi bumi lebih baik).

Kakang Kawah, Adi Ari-ari, Getih lan Puser
Yo Aku Sang Ratu Jagad, Sang Ratu Herang Putih
Dulur bathin, sanak bathin, Papat Kalima Pancer
Amalannya dan gerakan-gerakannya bisa diulang-ulang sambil kita fokus menghayati penekanan kita sebagai pancer yang harus sedulur papat junjung tinggi, untuk mereka menyatukan diri dan kekuatannya kepada kita sebagai pancer. Kita mengajak para sedulur papat melakukan perbuatan itu bersama-sama.
Pada latihan-latihan pertama laku di atas dilakukan untuk tujuan mengisi tubuh dengan energi dan mengeraskan kekuatan badan dan kelebihan energinya melapisi tubuh kita dengan selapis energi.

Pada latihan-latihan berikutnya, jika anda rasa energi anda sudah cukup besar dan kuat ( hanya sesudah energi anda sudah cukup besar dan kuat), energinya disugestikan bukan hanya kuat mengisi dan melapisi tubuh, tetapi juga disugestikan energinya keras dan padat hingga melapisi bagian luar tubuh anda, energinya keras dan padat bukan hanya mengisi tubuh, tapi juga melapisi hingga sejengkal jaraknya dari badan anda.

Dalam semua laku olah energi, sebaiknya anda menahan dan menekan nafas, lepaskan nafas dengan perlahan dan teratur, jangan melepaskan nafas dengan keras (kecuali untuk menyerang), supaya semua energi dan kekuatan yang sudah terhimpun dan terbentuk tidak terbuang lagi sia-sia, supaya tetap tersimpan menyatu dengan tubuh dan sukma anda.

Setelah latihannya selesai lepaskan nafas dengan perlahan dan teratur, jangan melepaskan nafas dengan keras dan jangan mengendorkan badan, supaya semua energi dan kekuatan yang sudah terhimpun dan terbentuk tidak mengendor dan berkurang kekerasan dan kekuatannya. Walaupun nantinya akan mengendor juga seiring jalannya waktu, tetapi jangan kita sendiri yang sengaja mengendorkannya, biarkan saja terjadi secara alami. Sesudahnya anda bisa beraktivitas kembali dengan normal.
Jika penghayatan anda benar, selama melakukannya anda akan merasakan bulu kuduk atau seluruh tubuh anda meremang / merinding yang adalah reaksi dari roh pancer dan sedulur papat anda yang tersugesti oleh laku anda. Sesudah latihannya anda akan merasakan tubuh anda segar bertenaga. Hasil laku tersebut tergantung juga pada penghayatan anda, apakah nantinya semua kekuatan akan menjadi kekuatan sukma ataukah akan menjadi kekuatan kanuragan seperti tenaga dalam.

Cara di atas baik untuk menyatukan semua energi yang pernah dihimpun, baik energi dari kekuatan kebatinan, energi dari kanuragan dan tenaga dalam atau energi hasil olahan meditasi energi atau dari hasil penghayatan kebatinan dalam keagamaan, semuanya akan disatukan dengan kekuatan sugesti kebatinan, menyatu menjadi kekuatan kanuragan, kekuatan batin dan sukma.
Amalan kebatinan jawa di atas adalah bersifat kebatinan, karena itu dalam mengamalkannya juga harus dengan sugesti kebatinan. Sebelumnya anda harus sudah menentukan aji lembu sekilan itu akan menjadi seperti apa.

Karena bersifat kebatinan, maka amalan lembu sekilan itu hasilnya akan bergantung pada sugesti kebatinan anda, apakah lembu sekilannya hanya untuk kekuatan badan saja untuk menjadikan tubuh anda berkekuatan besar, apakah juga untuk membuat badan tahan pukul, apakah cukup sebatas ada pagaran energi pelindung saja, atau apakah juga supaya kebal senjata tajam, dsb. Jadi, karena bersifat kebatinan, maka amalannya sama, tetapi sugesti kebatinannya anda sendiri yang menentukan (sambil memvisualisasikan sendiri hasilnya, olah sugesti). Karena itu dalam keilmuan kebatinan tidak ada banyak amalan, karena amalan yang sama bisa dilakukan dengan banyak macam sugesti dan bisa diamalkan untuk banyak macam tujuan.

Jika anda sudah menekuni olah kanuragan / tenaga dalam, hasilnya akan lebih baik lagi kalau juga menekuni laku kebatinan untuk kekuatan badan, baik dengan amalan kekuatan di atas, ataupun dengan amalan-amalan kejawen lain yang bisa dicari di internet (bukan amalan yang untuk memukul, menyerang atau kekebalan, tapi yang untuk kekuatan badan). Dengan laku olah kebatinan tenaganya disatukan selain dengan tubuh juga dengan sukma / batin. Sejalan dengan penghayatan dan pencapaian latihan anda nantinya akan terasa tenaga anda menjadi lebih keras dan padat, ibaratnya anda akan merasa seperti berotot kawat bertulang besi.

Bagi yang ingin Ijazahnya silahkan hubungi

Contact Person
sayyidalus : 089652792664 (only WA)
Call/sms : 089690497604/085216668124

ruimentities@gmail.com

Salam…

Advertisements

KUNDALINI REIKI MASTER 1-2-3

ASSALAMUALAIKUM…
Tidak terasa sudah 1000 0rang paktisi yang sudah mendapatkan attunement dari kami, dan sudah 500 praktisi lebih yang sudah full master dari line age kami.
kini saatnya anda pun bisa menjadi master reiki.
HANYA DENGAN MAHAR 300RB
Anda bisa menjadi master Kundalini Reiki
Bagi yang berminat silahkan mendaftar dengan Format

KR 1-2-3

Nama :
Tgl lahir
Alamat :
Kirikan ke
sms : 089652792664 (WA)
email : ruimentities@gamail.com

Setelah email/sms kami terima kami akan kirimkan balasan beserta no rekening untuk proses transfer mahar.

TENTANG KUNDALINI REIKI
KUNDALINI REIKI
Alam semesta saling berhubungan dan anda salah satunya…kita semua sling berhubungan dgn alam semesta, karena Anda, saya dan kita semua di ciptakan dari satu NUR yang sama.

Alam semesta menyediakan segalanya untuk manusia dan mahluk hidup lainya…asalkan kita bs selaraskan energi kita dgn alam semesta…anda meminta alam semesta menyediakan.

Kundalini seperti saklar yang mengatur energi dalam tubuh anda…jika anda bisa aktifkan saklar nya maka semua lampu akan ber pijar…
Terdengar Sederhana namun mempunyai fungsi luar biasa.

Dengan membuka atau menguatkan jalur energi pada tubuh, anda bisa membuka jalan untuk jalur energi penyembuhan Reiki bagi diri Anda sendiri dan orang lain, kuncinya yakin dan pasrah

Apa Yang Dimaksud Reiki ?Reiki berarti “energi kehidupan alam semesta”. Anda dapat memiliki akses Energi hidup pada Reiki melalui “Attunement”. Selama attunement, beberap pusat energi (Chakra) dan jalur – jalur energi dibuka atau diperkuat. Dengan jalan ini Anda dapat mengakses energinya dan menyalurkannya melalui tangan Anda.

Dan selnjutnya Anda dapat “mengaktifkan” energi, hanya dengan niat. Energi Reiki dapat juga digunakan untuk binatang, tanaman, air, dan sebagainya. Melalui cara ini sangat memungkinkan untuk mempercepat proses pengembangan Spiritual Anda dengan terbangkitkannya Kundalini.

Apa Yang Dimaksud Kundalini ?

Pada dasarnya, yang dimaksud dengan Kundalini adalah terbukanya jalur penyembuhan tertentu (khusus) dan chakra, dan dengan cara demikian Anda memperoleh akses pada energi bumi dan Alam semesta.
Chakra Dasar, merupakan pusat energi yang terletak di ujung tulang ekor, berfungsi sebagai jalan masuk bagi energy Kundalini. Energi Kundalini juga seringkali disebut sebagai “Api Kundalini”. Setelah itu, energi tersebut naik keatas melalui “jalur energi utama”, dan keluar melalui Chakra Mahkota.

Jalur energi utama tersebut dimulai dari Chakra Dasar sampai Chakra Mahkota yang terletak diatas kepala. Bangkitnya Kundalini dan perjalanannya ini merupakan sebuah proses pembersihan Chakra secara total, bagian – bagian tubuh dan jalur – jalur energi. Seseorang yang memiliki masalah dengan terbangkitkannya Kundalini secara salah, atau masalah – masalah yang lain dengan energi Kundalini, seringkali dapat terbantu menyelesaikan masalahnya dengan Kundalini Reiki.

Untuk mempelajari Kundalini Reiki harus memulai dengan Kundalini Reiki 1 (Level 1), meskipun anda sudah berpengalaman dalam hal spiritual. terlepas dari ia mungkin pernah memperoleh attunement dari sistem Reiki yang lain.

Kundalini Reiki 1 – 2 – 3 dan booster KR 4-5-6 to 7-8-9 Bisa diterima dari jarak jauh/long distance, pelatihan jarak jauh. Tidak ada perbedaan dan tidak akan mengurangi kualitas attunement, baik langsung maupun jarak jauh sama saja.

ATTUNEMENT

1. Kundalini Reiki lev 1
Attunement pertama ini membuka jalur – jalur penyembuhan untuk menyalurkan energi Reiki. Di tahap ini, Anda dipersiapkan untuk terbangkitkannya Kundalini di Kundalini Reiki lev 2

Melalui attunement Kundalini Reiki lev 1, semua penghalang pada Chakra – chakra dihilangkan atau dibersihkan (kecuali untuk Chakra Dasar). Jalur energi utama, dari Chakra Mahkota ke Chakra Dasar dibersihkan dan disiapkan untuk terbangkitkannya Kundalini yang akan Anda alami di Kundalini Reiki lev 2. Chakra Jantung menjadi lebih besar dan jalur energi dari tangan ke Chakra Jantung terbuka sehingga mengakibatkan energi dapat mengalir. Sekali Api Kundalini menyala di Kundalini Reiki 2, semua Chakra utama dan jalur – jalur energi akan dibersihkan dan dibuka.

Chakra Mahkota, Chakra Jantung dan Chakra Telapak Tangan dibuka atau diperkuat. Anda akan di ajarkan untuk melakukan penyembuhan secara menyeluruh dan sempurna.

Kundalini Reiki lev 1 sepadan dengan attunement Usui Reiki 1 – 2 – 3.

2. Kundalini Reiki lev 2

Jalur Reiki diperkuat. Kundalini terbangkitkan dimana jalur energi utama terbuka perlahan dan pasti, nyala “api” Kundalini mencapai minimal Chakra Solar Plexus, persiapan untuk kenaikan Kundalini secara penuh pada Kundalini Reiki

Anda juga mempelajari meditasi khusus. Ketika Anda melakukan meditasi ini, Energi Anda meningkat dalam waktu singkat, kekuatan nyala api pada api Kundalini atau energi Kundalini pada tahap ini di perkuat. Pada tahap ini, semua chakra atau sistem energi menjadi bersih dan aktif. ( Minimum 2 hari setelah Kundalini Reiki 1 ).

3. Kundalini Reiki lev 3 (Kundalini Reiki Master)

Seperti attunement sebelumnya. Menguatkan dan membuka Chakra Tenggorokan, Solar Plexus, Hara dan Chakra Dasar. Api Kundalini menjadi lebih kuat dan mencapai keatas dan keluar melalui Chakra Mahkota, Kundalini naik secara penuh. Anda juga mempelajari bagai mana memberikan attunement pada benda, Crystal dan obyek yang lain, sehingga mereka terprogram sebagai saluran Reiki.

4. KUNDALINI REIKI BOOSTER 1-2-3/ lev 5-6-7

Penguatan api kundalini dan peningkatan energi semakin di percepat, denga booster KR ini penyaluran energi akan lbh kuat dan cepat.

5. KUNDALINI REIKI BOOSTER 7-8-9 (Full Master)

Memperkuat level sebelum nya dan bukan itu saja semu jalur dan chakra dibersihkan dan penyaluran healing atau penyaluran lainya semakin di perkuat dan di percepat.
Di level ini akan di ajarkan memberikan attunement lev 1-9 kepada orang lain.

HEALING/ PENYEMBUHAN

Jika Anda menyiramkan seember air (air diibaratkan energi) pada sebidang tanah yang berlubang. Apa yang akan terjadi ? Air akan mengalir masuk ke lubang tersebut. Anda tidak perlu menuju atau mengarahkan air ke masing – masing lubang dan mengisi semuanya satu per satu ; Air akan dengan sendirinya mengalir menuju lubang – lubang tersebut.
Seperti itulah bagaimana energi bekerja. Biarkan energi mengalir, dan itu akan mengalir menuju ke tempat – tempat yang membutuhkannya itulah sebab nya saya sebut Energi Hidup.

PEMBERSIHAN RUANGAN ATAU RUMAH

Untuk membersihkan ruangan atau rumah dari energi negatif. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan metode jarak jauh juga, pikirkan nama orang yg dituju dan ruangan, atau rumah tertentu, misalnya : “Ruangan si Achmad atau Rumah si Achmad”, dan sebagainya. Kemudian mulailah pengaliran energi.

Anda juga dapat membersihkan rumah Anda sendiri sekali setiap 2 Minggu sekali. Ingat, Tidak penting bagaimana Anda memvisualisasikan obyek di telapak tangan Anda secara tepat ; Tujuan Anda untuk membersihkan atau menyembuhkan obyek, jangan dipaksakan Energi yg anda keluarkan, niat sudah cukup untuk energi mengalir ke tempat yang tepat

Contact Person
sayyidalus : 089652792664 (only WA)
Call/sms : 089690497604/085216668124

EMAIL : ruimentities@gmail.com

RAJAH KALACAKRA

Legenda kalacakra di pewayangan bermula dari penulisan mantram sakti di dada Batara Kala oleh Batara Guru yang menyamar sebagai dalang Kandhabuwana. Dan dibuatnya Rajah Kalacakra dimaksudkan agar siapapun yang bisa membacanya dan siapa saja yang bisa mengucapkan mantram tersebut tidak akan menjadi korban dan tidak akan diganggu oleh Batara Kala sebagai pembawa sengkala.

Semua kejadian buruk dalam kehidupan manusia dipercaya selain sebagai suratan nasib / takdir, juga banyak berkaitan dengan yang namanya karma, bisa karma dari masa lalunya, karma dari perbuatan-perbuatannya yang sekarang, karma dari kondisi kelahirannya, juga imbas dari karma / kesialan yang dibawa oleh orang lain (misal : ikut menjadi korban kecelakaan bus, pesawat terbang, dsb).  Ilmu / Rajah Kalacakra sebagiannya digunakan untuk tujuan menangkal / mengatasi hal itu.

Filosofi Ilmu / Rajah Kalacakra adalah sebuah kekuatan gaib yang merubah suatu keburukan menjadi kebaikan, adalah sebuah doa kepada Yang Maha Kuasa supaya merubah suatu kondisi yang buruk menjadi kondisi yang baik selama manusia hidup dalam kekuasaan sang waktu (Sang Kala atau Sang Hyang Kala).

Pada perkembangan selanjutnya Ilmu / Rajah Kalacakra diwujudkan menjadi mantra untuk menangkal berbagai kekuatan magis jahat yang dapat mengganggu keselamatan lahir dan batin. Selain digunakan untuk melindungi diri dari gangguan dan serangan gaib mahluk-mahluk halus, juga memberikan perisai pagaran gaib kepada para penggunanya agar terhindar dari segala keburukan atau ketidak-nyamanan dalam kehidupan. Oleh karena itu Rajah Kala Cakra sering digunakan dalam ruwatan-ruwatan tradisi jawa dengan membacakan mantra-mantranya. Di India sendiri upaya ruwatan dan bersih diri masih banyak dilakukan, terutama berupa ritual khusus di sungai Gangga.

Rapalannya berbunyi :

” Yamaraja – Jaramaya,   Yamarani – Niramaya,    Yasilapa – Palasiya,   Yamiroda – Daromiya,
Yamidosa – Sadomiya,  Yadayuda – Dayudaya,  Yasiyaca – Cayasiya,  Yasihama – Mahasiya ”

Bunyi mantranya dilakukan dengan pembalikkan dalam membacanya, karena bunyi maknanya dimaksudkan sebagai upaya membalik keadaan, membalik kondisi yang buruk menjadi baik, dan sifatnya menundukkan, bukan menyerang balik.

1. Yamaraja – Jaramaya    :  siapa yang menyerang berbalik menjadi berbelas kasihan.
2. Yamarani – Niramaya    :  siapa yang datang dengan niat buruk akan berbalik dan menjauhi.
3. Yasilapa – Palasiya       :  siapa yang membuat kelaparan berbalik memberi makan.
4. Yamiroda – Daromiya    :  siapa yang memaksa berbalik memberi kebebasan dan keleluasaan.
5. Yamidosa – Sadomiya   :  siapa yang berbuat dosa berbalik berbuat kebajikan.
6. Yadayuda – Dayudaya   :  siapa yang memerangi berbalik membawa damai.
7. Yasiyaca – Cayasiya     :  siapa yang menyengsarakan berbalik membawa kesejahteraan.
8. Yasihama – Mahasiya    :  siapa yang berbuat merusak berbalik sayang dan memelihara.

Ilmu kalacakra yang berlatar belakang keilmuan bangsa India, berlatar belakang agama Hindu atau Budha, selain sebagai upaya membebaskan manusia dari karma jelek, ilmu kalacakra adalah salah satu jenis ilmu kebatinan (sejenis ilmu sukma sejati) yang banyak dianut oleh kalangan resi, yang tidak digunakan untuk menyerang, tetapi bersifat menundukkan yang dilakukan berdasarkan cinta kasih, menjadikan dirinya sendiri sebagai tumbal, yang menerima perbuatan jahat orang lain tetapi tidak membalasnya dengan perbuatan yang juga jahat, tidak membalas kemarahan dengan kemarahan, tidak membalas pukulan dengan pukulan, dsb. Ilmu ini adalah ilmu kesaktian tingkat tinggi (kalau tidak, maka seseorang akan hancur lebur tubuhnya ketika menerima dirinya diserang dengan aji kesaktian). Jenis ilmu ini juga salah satunya yang dulu dianut oleh Puntadewa (pemimpin para Pandawa).

Kebanyakan ilmu kalacakra yang beredar di dalam negeri adalah bersifat ilmu gaib dan ilmu khodam yang untuk menguasainya dilakukan dengan mewirid amalannya, atau dengan transfer energi / khodam, tapi tidak dilandasi dengan filosofi yang orangnya harus penuh dengan cinta kasih untuk tidak membalas perbuatan jahat seseorang, karena lebih diunggul-unggulkan keampuhannya sebagai ilmu kesaktian, sebagai ilmu pertahanan sekaligus untuk menyerang. Kebatinan keilmuannya tidak sejalan lagi dengan filosofi dasar ilmu kalacakra, sehingga dalam prakteknya selain dijadikan benteng gaib, ilmu ini juga digunakan sebagai kesaktian gaib untuk menyerang, atau dengan sengaja digunakan untuk melunturkan keilmuan seseorang.

Di dalam negeri dikatakan bahwa Ilmu Kalacakra adalah salah satu ilmu gaib yang digunakan pada masa lalu untuk menangkal ajian kesaktian lawan, menyerang balik kekuatan gaib musuh dan memiliki kekuatan menyerang mahluk halus hingga terluka parah. Dan sesuai dengan sugesti “rajah” kalacakra, maka kekuatan energi ilmunya dipusatkan / ditempatkan di dada. Ilmu Kalacakra juga digunakan untuk menangkal / mengusir mahluk halus jahat dengan cara memasang rajahnya di tempat-tempat yang diperkirakan ada mahluk halusnya.

Beberapa kegunaan Ilmu / Rajah Kalacakra dalam dunia keilmuan gaib dalam negeri yang dikatakan orang pada jaman sekarang adalah untuk :
– Menangkal segala serangan ilmu gaib –
– Menaklukan gangguan mahluk halus Jin, Gondoruwo, dsb –
– Menjauhkan diri dari segala perbuatan buruk dan kejahatan –
– Membalik niat jahat orang lain agar menjadi niat yang baik –
– Menundukkan amarah musuh, dendam dan iri hati.
– Membuat pagaran gaib rumah, toko, dll –
– Menolak segala bala (karma jelek), baik yang akibatkan oleh orang lain ataupun akibat dari perbuatan sendiri –
– Menjauhkan segala kesialan dan membalik hal-hal buruk menjadi baik –

Beberapa pihak mengajarkan ilmu rajah kalacakra ini dengan cara membaca mantranya (diwirid) dengan jumlah bacaan  21x, 41x, 313x, dsb, ditambah dengan laku tertentu (ada laku puasa dan tirakatnya).

Mantranya berbunyi :

” Yamaraja – Jaramaya,   Yamarani – Niramaya,    Yasilapa – Palasiya,    Yamiroda – Daromiya,
Yamidosa – Sadomiya,  Yadayuda – Dayudaya,  Yasiyaca – Cayasiya,  Yasihama – Mahasiya “.

Karena bersifat ilmu gaib dan ilmu khodam, mantra itu hanya akan bekerja dengan baik pada orang-orang yang telah menerima khodam ilmunya (diijazahkan) atau yang telah menerima transfer energi dan yang mempunyai kekuatan sugesti pada amalannya. Cara menurunkan / mengijazahkan ilmu rajah kalacakra juga dapat dilakukan dengan cara menuliskan rajah gaib atau rajah energi di dada seseorang. Tetapi bagi yang ingin belajar sendiri, belajar jarak jauh, dan belum mendapatkan khodam ilmunya, atau belum menerima transfer energi, dengan usahanya sendiri membaca / mewirid amalan itu mungkin tidak akan banyak berguna. Sekalipun ada kegaiban setelah membacanya, biasanya tidak besar kekuatannya.

Kdegaiban dari ilmu gaib dan ilmu khodam berasal dari kekuatan sugesti amalan-amalan, doa dan mantra, atau kekuatan kegaiban dari khodam ilmunya saja, bukan dari kekuatan kebatinannya, dan tiak didasarkan pada olah batin / sukma. Dengan demikian pada saat mengamalkan ilmu di atas, seseorang harus hapal dengan bacaan mantra / amalan ilmunya, dan keberhasilannya sangat bergantung pada pemberian / transfer khodam / energi, sehingga penganut ilmu gaib dan ilmu khodam akan banyak bergantung kepada guru yang memberi ilmu.

Rajahan / asma’an kalacakra itu harus sering diwiridkan amalan / doanya supaya terus terjaga kekuatannya, tidak bisa dianggap sekali dibuat akan terus kuat kegaibannya dan berfungsi selamanya, apalagi yang bersifat transfer khodam / energi, karena kekuatan gaibnya menyatu dengan sugesti pemakainya. Sama juga dengan ilmu gaib / khodam, jika jarang dibaca amalannya, kekuatan gaibnya akan memudar.

Sebagai kekuatan gaib asma’an, seharusnya ilmu rajahan itu juga digunakan sebagai sarana doa dengan cara si pemakainya sering membaca ulang doa / mantranya atau membaca ulang doa yang tertulis dalam rajahan itu dengan tangannya menyentuh dan bergerak mengikuti bentuk tulisan / gambar rajahannya, untuk mengsugesti supaya kekuatan gaib rajahan itu tetap hidup dan energinya tetap kuat. Semakin kuat dan sering seseorang menuangkan doa / sugesti ke dalam gaib rajahan itu, kegaibannya akan semakin kuat.

Rajah kalacakra.
yamaraja  – jaramaya
yamarani  – niramaya
yasilapa   – palasiya
yamidora  – radomiya
yamidosa – sadomiya
yadayudha – dhayudaya
yasiyaca  – cayasiya
yasihama – mahasiya

Praktek ilmu / rajah kalacakra pada keilmuan dalam negeri, dari beberapa orang yang menerima pengijazahannya bentuk ilmunya adalah berupa perisai energi di depan dada. Perisai energi di depan dada seperti itu hanya cocok untuk melindungi kita dari serangan yang datangnya dari arah depan, cocok untuk pertarungan adu energi yang posisinya saling berhadapan.

Kelemahannya, posisi perisai energinya yang di depan dada itu tidak dapat melindungi kita dari serangan yang datangnya dari arah belakang, samping kiri-kanan, atas, bawah, dsb. Dan kalau kita masuk ke tempat-tempat angker yang banyak berisi mahluk halus yang tidak baik, perisai itu tidak dapat melindungi kita dari gaib-gaib yang ada di lokasi itu. Pagaran energi yang baik bentuknya membungkus objek yang dipagari.

Praktek lain ilmu / rajah kalacakra pada keilmuan dalam negeri, dari orang yang menerima pengijazahannya, bentuk ilmunya ada yang selain berupa perisai energi di depan dada, juga ditambahkan khodam pelindung. Bentuk keilmuan ini lebih baik daripada sekedar perisai energi yang pasif diam saja, karena khodamnya itu juga akan ikut melindungi orangnya.

Amalan mantra / rapalan ilmu / rajah kalacakra (terjemahan bahasa Indonesianya) cukup baik untuk digunakan bersugesti dalam membuat pagaran gaib, baik membuat pagaran gaib dengan kekuatan sukma / kebatinan sendiri maupun dengan bantuan khodam, untuk membentuk sifat energi dan cara kerja pagaran gaibnya, dan pagaran gaibnya disugestikan memancar atau dipadatkan menjadi bola energi dengan jari-jari 2 meter, 3 meter, dsb.

Jika kita membuat pagaran gaib dengan kekuatan sukma / kebatinan sendiri, sambil memancarkan / membentuk bola pagaran gaib kita amalkan mantra kalacakra (terjemahan bahasa Indonesianya – bahasa yang kita mengerti) untuk kita mengsugestikan batin kita sendiri untuk membuat / mengkondisikan energi pagaran gaib yang padat energinya dan sifat-sifat energinya sama dengan isi amalan kalacakra.

Jika kita membuat pagaran gaib dengan bantuan benda gaib berkhodam, sugestikan benda gaibnya membuatkan kita pagaran gaib, dengan menggenggam bendanya kita wiridkan aji kalacakra supaya khodamnya membuat pagaran gaib yang sifat-sifatnya sama dengan aji kalacakra.

Begitu juga kalau kita membuat pagaran gaib dengan menggunakan khodam ilmu / pendamping, sugestikan langsung kepada khodamnya itu (misalnya yang posisinya di sebelah kanan kita) supaya membuatkan kita pagaran gaib dan kita wiridkan aji kalacakra supaya khodamnya membuatkan pagaran gaib yang sifat-sifatnya sama dengan aji kalacakra.

Mewiridkan kalacakra hanya dilakukan ketika kita membuat pagaran gaib, supaya batin kita atau khodamnya membuatkan pagaran yang sifat-sifatnya sesuai dengan isi amalan kalacakra. Mewirid ulang ajian kalacakra hanya dilakukan ketika me-recharge pagarannya, mungkin 3 bulan, 6 bulan atau setahun kemudian.

Dalam mewirid amalan kalacakra di atas sebaiknya dilakukan dengan kepekaan rasa, sehingga apakah mewirid amalannya cukup 1x, 10x, dsb, nantinya dicocokkan dengan penilaian kita sendiri, apakah kondisi pagarannya sudah sesuai dengan keinginan kita itu. Kalau dianggap masih kurang pas nantinya wiridannya kita tambah lagi.

Begitu juga di hari-hari yang lain, kalau kita rasakan pagarannya kurang sesuai dengan harapan kita … kalau perlu kita tambahkan kekuatan pagarannya sambil diwiridkan lagi amalannya.

Ilmu-ilmu yang sejenis dengan aji kalacakra juga banyak diajarkan dalam keilmuan kebatinan kejawen, namanya saja yang berbeda-beda. Banyak orang yang benar mendalami kebatinan, baik kebatinan kanuragan maupun yang mengikuti penghayatan kebatinan melalui aliran-aliran kebatinan kejawen yang mengajarkan kesejatian manusia, dalam dirinya sudah terkandung suatu kegaiban yang ketika pasrah menerima dirinya diserang dan dianiaya, justru dirinya tidak dapat diserang, tidak dapat disentuh, tidak dapat dikenai pukulan. Dengan berpegang pada filosofi segala bentuk kekuatan jahat dan kesombongan manusia akan luluh dan tunduk pada perbawa pengayoman, kebaikan, dan kerendahan hati, bila seseorang berniat memberi pelajaran kepada penyerangnya, orang itu hanya perlu mengkonsentrasikan batinnya saja, mengsugesti kegaiban sukmanya saja, bahwa ketika ada seseorang menyerangnya, maka orang penyerangnya itu akan kehilangan kekuatannya, kehilangan ilmunya, diam mematung tak dapat bergerak, lumpuh tak dapat berdiri, dsb. Kegaiban mereka juga dapat memusnahkan keampuhan ilmu gaib dan ilmu khodam (ilmu sihir dan guna-guna).

SEMOGA BERMANFAAT…SALAM